Membudayakan Keshalihan Sosial Lewat Program Sapapait Samamanis

PABUARAN, TINTAHIJAU.COM- Program Kampung Tohaga Sapapait Samamanis baru saja dilaunching Pemkab Subang pada Rabu (1/6/2020)

Mengawali Juli, Pemerintah Kabupaten Subang bersama Pejabat Forkopind melaunching Program Program Lembur Tohaga Sapapait Samamanis Lodaya.

Lembur Tohaga ini hadir di 21 Tempat di 21 Kecamatan di Kabupaten Subang. Secara seremonial, Lembur Tohaga ini dilaunching oleh Bupati dan Wakil Bupati secara terpisah.

Lembur Tohaga ini merupakan program bersama yang melibatkan TNI/Polri dan seluruh masyarakat sampai tingkat RT dan RW di 21 kampung se-Kabupaten Subang. Program ini merupakan program menyeluruh dalam menjalankan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

BERITA LAINNYA:

Lembur Tohaga Sapapait Samamanis Lodaya Strategi Pemkab Subang Atasi Dampak Covid-19

Lawan Covid-19, Subang Canangkan Program Lembur Tohaga di 21 Titik

Berkah Kampung Tohaga, Belasan Yatim di Desa Salamjaya Dapat Santunan



Dengan adanya Lembur Tohaga Sapapait Samamanis Lodaya diharapkan masyarakat sehat secara jasmani dan rohani, kuat secara ekonomi lingkungan aman dan tentram serta kuat dalam penyebaran incormasi dan pengembangnan kreativitas warga masyarakat.

Melangkah dari semangat itu, dalam prakteknya, Program Lembur Tohaga ini menekankan apda keshalihan sosial yang dijelmakan dalam bentuk aksi saling tolong menolong dan membantu antar sesama

Di Desa Salamjaya, Kecamatan Pabuaran, misalnya, lewat Program tersebut warga bergotong royong mengumpulkan dana antara Rp350 ribu hingga Rp500 ribu perpekannya. Hasilnya, dana itu untuk membantu sesama

Selain berupa uang, warga juga mendonasikan bahan komoditi seperti beras dan lainnya. "Jika dijumlah dengan bahan komoditi setiap minggunya ada sekitar Rp1 juta hasil donasi warga," kata Perangkat Desa Salamjaya, Maman Firmansyah kepada TINTAHIJAU.com.

Dia mengatakan, hasil donasi dari warga digunakan untuk membeli kebutuhan pokok dan bahan sejenisnya untuk dibagikan ke warga setiap minggunya bagi keluarga jompo dan manula.

Selain mendatangi warga, bantuan juga diberikan lewat sarana yang berada di Kantor Desa. Sejumlah bahan masakan digantungkan di sana. Warga dibebaskan untuk mengambil atau menambah item sembako
 
"Kita berharap dengan adanya program sapapait samamanis warga di dusun lain ikut memberikan sebagain rizkinya untuk membantu warga yang kurang mampu," katanya.

Warga setempat, Asih mengatakan, bantuan sembako dari sapapait samamanis sangat membantu namun bantuan itu sepertinya jauh dari cukup.

Kebutuhan pangan setiap harinya cukup tinggi sementara bantuan sapapait samamanis ini hanya cukup untuk beberapa hari saja.

Meskipun demikian Asih tetap mensyukuri pemberian tersebut dan dapat meringankan beban janda berumur 55 tahun tersebut. "Ya ini juga sudah bersyukur ada yang bantu buat kebutuhan dapur," pungkasnya.


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Mobil Listrik Asal China 'Today Sunshine' Bakal Haadir di Indonesia https://t.co/6oq8QkHP3K
Inilah Kabar Baik Perihal Pengembangan Vaksin Covid-19 di Tanah Air https://t.co/d6t64nYuZa
Karena Tergelincir Bus Pariwisata Tabrak Tiang Listrik, Begini Kondisinya https://t.co/rxMftiY1rD
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter