Pemudik Meningkat, Jumlah ODP di Majalengka Melonjak Tajam

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com -  Jumlah orang dengan pemantauan di Majalengka mengalami peningkatan tajam. Hingga Kamis (9/4/2020), jumlah ODP mencapai 325 orang.

Berdasarkan data Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Majalengka, Kamis (9/4/2020) orang dalam pantauan (ODP) mengalami perubahaan jika dibandingkan pada hari sebelumnya.

Jumlah ODP di Majalengka sebanyak 325 orang. Jumlah ini naik drastis jika dibandingkan dengan hari sebelumnya yang hanya 285 orang.  Dari data itu terlihat, mereka yang dipantau 207 orang, selesai pemantauan berjumlah 118 orang.

Sementara untuk pasien dalam pengawasan (PDP), jumlah yang telah diproses dalam pengawasan mencapai 20 orang. Dari data itu 18 orang dinyatakan sembuh, 2 orang tengah dirawat.

BERITA LANNYA:

Waspadai Corona, Daerah Perbatasan di Majalengka Dijaga Ketat

Sempat Kosong, Ruang Isolasi RSUD Cideres Majalengka Kembali Diisi 2 PDP

Gelar TFG, Polres Majalengka Antisipasi Kondisi Terburuk Dampak Corona


Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Majalengka H Alimudin terus mengimbau kepada masyarakat agar mengindahkan imbauan pemerintah. Seperti yang tertera dalam surat edaran bupati Majalengka tentang Pencegahan Penyebaran Covid-19.

"Saya meminta kepada seluruh elemen masyarakat tetap mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Di antaranya, warga terus meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat," kata Alimnudin

Alimundin kembali mengingatkan agar warga Majalengka bersabar dan memperbanyak aktivitas di rumah dengan kegiatan yang produktif.

"Penyebaran covid-19 ini semakin menghawatirkan. Saya mengimbau masyarakat betul-betul disiplin tetap rumah. Kalau pun terpaksa keluar rumah agar menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan menggunakan sabun," terangnya

Pemkab Majalengka tak bisa melarang warga perantau dengan keras untuk pulang kampung ditengah pandemi covid-19. Buparti Majalengka Karna Sobahi mengaku sudah menyiapkan beberapa strategi dalam mengantisipasi covid-19 dari para pemudik.

"Kami sebenarnya sudah mengimbau warga Majalengka yang merantau untuk tidak pulang kampung dulu. Kalau mudik kemudian membawa corona maka wabah semakin melebar," kata Karna

Dalam upaya pencegahan teresebut, diperkirakan sekitar 5.200 warga Majalengka yang akan pulang kampung. Mereka bisa datang secara berkerumun maupun terpisah.

Karna mengatakan, pemudik yang datang ke Kabupaten Majalengka tidak bisa langsung pulang ke rumah. Pemkab Majalengka sudah mendirikan posko di setiap perbatasan. "Nanti masuk ke posko dulu dan petugas akan beri penjelasan penyuluhan hingga diminta isolasi diri selama 14 hari," kata Karna.



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
 


Twitter Update

Netizen Geram Karena Ada Perusuh di AS Bertato Indonesia https://t.co/CEJ4ov0NL0
Sehari Penerapan New Normal, Supir Bus di Majalengka Terkonfirmasi Positif Covid-19 https://t.co/Q9D8a0T6LX
Puluhan Warga Purwadadi Ikuti Rapid Test, Dan Inilah Hasilnya https://t.co/YIWG1uq8Q6
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter