FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Kampanye Ramah Lingkungan, Puluhan Pecinta Reggae di Subang Gelar Aksi Bersih-bersih

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Pelaksanaan Road to Jawa Barat Reggae Star Festival 2020 digelar serentak di 12 wilayah di Jabar, Sabtu (25/1/2020)

Jabar Reggae Star Festival 2020 itu diisi dengan aksi Kampanye lingkungan secara serentak di 12 wilayah di Jabar dilaksanakan di Subang, Purwakarta, Karawang, Cikarang, Cikampek, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Sukabumi, Majalengka dan Indramayu

Dalam kegiatan yang mengangkat tema Olah Reggae Vol.3 tersebut, diisi dengan kampanye gaya hidup ramah lingkungan, seperti mengurangi dan mengolah sampah, gerakan bijak energi, diet plastik, Workshop 3R, penghematan penggunaan kertas dan tisu.

BERITA LAINNYA:

Komunitas Reptil Peringati Hari Primata di Waterpark Cipeundeuy Subang

Guyub! Warga Purwadadi Ikut Benahi Lingkungan SDN Sidamekar

Aksi Bersih-bersih di Daerah Perbatasan Subang Purwakarta



"Pada aksi serentak ini, kami kembali mengajak individu, komunitas, media massa, praktisi bisnis, dan pemerintah untuk turut serta secara aktif terlibat dan mendukung penuh kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dan komitmen untuk lingkungan hidup," kata Project Leader Reggae Star Festival 2020 Arya Putra dalam pernyataan tertulisnya, Sabtu (25/1/2020).

Untuk Aksi wilayah Subang, kampanye ramah lingkungan diisi dengan aksi bersih-bersih di sejumlah lokasi. Masalah plastik menjadi fokus aksi mereka. Arya menilai isu ini semakin mengkhawatirkan dan menjadi sorotan banyak pihak serta memiliki dampak negatif bagi keberlangsungan Bumi yang lestari.

BACA JUGA: Komunitas Reggae Lepas 3000 Ikan di Kolam Wisma Karya Subang

Arya memaparkan berdasarkan data, setiap tahunnya dunia memproduksi 2,12 miliar ton sampah, dan 400 juta ton di antaranya merupakan sampah plastik. Indonesia sendiri menyumbang 65,8 juta ton sampah per-Tahun, dimana 16% dari jumlah tersebut merupakan sampah plastik.

Dari seluruh jumlah sampah plastik yang dihasilkan diseluruh pelosok dunia, yang berhasil mendaur ulang sebanyak 9% sampah, 12% dari sampah plastik tersebut dibakar dan tercecer atau terbawa ke laut, sisanya dibawa ke TPA

"Itu bukan solusi, karena tak jarang malah muncul lagi dampak lingkungan lainnya, seperti yang baru saja terjadi di lokasi TPA Panembong Subang yakni longsoran sampah," paparnya

Berdasarkan fakta tersebut, melalui aksi kecil ini, Arya mengajak entitas bisnis, komunitas dan individu untuk mengevaluasi dan berpikir kembali gaya hidup sehari-hari dan mulai menjalankan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan

 

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom


Banner Kanan 1
TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Jaga Bahasa Ibu, Wabup Subang: Aktifkan Lagi Rabu Nyunda https://t.co/uR7D6u2nfc
Kejari Subang Berambisi Berpredikat Wilayah Bebas Korupsi https://t.co/BgGku3P4V9
Menikmati Olahan Seafood Tumpah Ala Tuan Crab di Subang https://t.co/SxfPiUXZlq
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page