FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Ratusan Warga Ciasem Subang Menjadi Petani Jamur Merang

CIASEM, TINTAHIJAU.COM- Untuk meningkatkan perekonomian banyak cara dilakukan oleh warga selain menjadi petani padi ratusan warga juga menjadi petani jamur merang di daerah Dusun Krajan, Desa Sukahaji, Kecamatan Ciasem, Subang, Jumat (24/1/2020)

Menjadi petani jamur merang tidaklah mudah selain harus tekun dalam memelihara budidaya jamur. Juga harus mampuh memilih bibit jamur yang berkualitas agar dapat menghasilkan jamur merang yang bagus.

Dari mulai tanaman hingga panen hanya membutuhkan waktu 15 hari dari satu kumbung bisa menghasilkan jamur merang sebanyak 2 kwintal dengan harga Rp30 ribu perkilo atau sekitar Rp6 juta.

BACA LAINNYA: Alumni Univ Majalengka Jadi Juragan Jamur Tiram di Indramayu

"Alhamdulliah petani jamur merang ada sekitar 300 orang mereka memanpaatkan lahan kosong dekat rumahnya untuk membangun kumbung jamur," kata Ketua BumDes Baramuda, Wahyudin kepada TINTAHIJAU.com.

Dia mengatakan, budidaya jamur merang sudah mulai diminati warga mereka hampir setiap hari merawat jamur agar jamur yang diproduksinya itu menghasilkan kualitas bagus. "Jamur merang selain dijual ke warga juga diborong oleh tengkulak yang datang langsung kelokasi budidaya jamur merang," katanya.

BACA JUGA: Menengok Budidaya Jamur Tiram di Kampung Sukamulya Cisalak Subang

Sementara itu, Petani jamur, Iman (45) mengatakan, sejak menjadi petani jamur perekonomiannya mulai merangkak naik hasil penjualan jamur digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan menyekolahkan dua orang anak yang masih duduk di bangku kelas 2 sekolah dasar.

Pembuatan jamur merang bahannya terbuat dari batang padi, kapas, dedek, kapur dan bibit jamur kemudian di simpan dalam kumbung ukuran Lebar 4 meter dan Panjang 7 meter berdinding plastik agar menghasilkan udara panas.

Hasil penjualan dalam satu kumbung selama sebulan bisa mengantongi uang sebesar Rp5 juta uang itu dipotong biaya produksi Rp3 juta dan masih ada keuntungan sekitar Rp2 juta. "Menjadi petani jamur sudah sekitar 10 tahun alhmadulliah bisa napkahi keluarga," pungkasnya


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Gibas Subang Desak Usut Tuntas 'Jual Beli' Jabatan dan Transaparansi Anggaran Covid-19 https://t.co/4kUt6V8Cov
5 Hal yang Harus Diketahui Pria Sebelum Minum Obat Kuat https://t.co/L1Nx5KPUsf
Update Terbaru Penanganan Covid-19 di Indonesia, Rabu 23 September 2020 https://t.co/9Y045Kjg6p
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter