Selamat Jalan Pejuang Literasi Subang...

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Selasa (13/8/2019) dikejutkan dengan kabar duka cita. Muhammad Fahmi Fasya, pejuang literasi Subang tutup usia di RSUD Ciereng sekitar pukul 3.40 WIB.

Fasya, pemuda kelahiran 1986 itu menghembuskan nafas terakhir setelah menjalani perawatan sekitar sepekan di RSUD Ciereng. Menurut Adik Kandung Fasya, Muhammad Zain Fadillah, Fasya menderita sakit pada bagian ususnya yang mengharuskan menjalani operasi.

VIDEO: Di Balik Layar Bupati Nyate Bareng Tukang Becak dan Sapu

"Setelah operasi, hari Sabtu kemarin pulang. Sampai di rumah, Fasya malah muntah waktu minum. Akhirnya hari minggu kita bawa ke RS lagi. Kita sempat kaget juga, dokter meminta Fasya untuk dioperasi lagi. Selasa hari ini jam 9.00 WIB, seharusnya Fasya jalani opetasi. Tapi Shubuh tadi beliau lebih dulu dipanggil," kata Zain.

Zain menceritakan, beberapa hari dan beberapa saat menjelang kepergiannya, Fasya masih sempat bercakap dan bercanda. Di tengah perjuangannya melawan sakit, Fasya masih bercerita soal Rumah Baca yang beberapa tahun ini menjadi fokus kegiatannya.

"Yang di pikirannya masih soal literasi dan perpusatakaannya. Malah beliau sempat berpesan menitipkan perpusataknnya, minta untuk dikelola demi masa depan generasi mendatang, mun saya maot saha nu ngalola perpusatakaan," kata Zain.

Dedikasi Fasya di dunia literasi bukan isapan jempol. Dia sering kali bicara dan kampanye pentingnya literasi dari satu forum ke forum lain. Bahkan pada Agustus ini, Fasya menyiapkan acara literasi bersama penulis senior Gol A Gong.

Dalam Gorup WA Gebyar Literasi Subang, pada 5 Agustus lalu, Fasya masih mengingatkan soal kegiatan itu. "Assalamualaikumm selamat pagi rekan-tekan pegiat literasi Suang. Tinggal 1 bulan lagi kita bajal menyambut kedatangan Gol A Gong," tulis Fasya

Pada 10 Agustus lalu, meskipun Fasya sudah terbaring di RS, Fasya kembali mengingatkan soal kegiatan itu. Namun postingan kali ini seperti menjadi pesan terakhir Fasya. Pada chat terkahir, dia mengirim nomor Gol A Gong untuk komunikasi terkait agenda Literasi. "Itu kontak Gol A Gong. Saya masih terbaring selepas Selasa malam dioperasi," tulisnya

Doa dari members Group Gebyar Literasi Subang dipanjatkan untuk kesehatan Fasya. Namun suasana berubah 180 derajat pada pukul 05.14 WIB Selasa (13/8/2019). Salah seorang members Ai S Dewi mengirimkan pesan duka cita. "Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, telah meninggal dunia Kang M Fahmi Fasya. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT," tulis Ai

Pegiat Sosial Esti Setyo Rini mengaku tereksan dengan sepak terjang Fasya yang fokus dalam mengelorakan semangat Literasi di Subang. Esti sempat kopi darat dengan Fasya pada 'Ngobrol Bareng Bang Annas' yang digagas TINTAHIJAU.com

"Sempat ketemu dan ngobrol soal literasi untuk generasi penerus Subang,meskipun santai tapi berkesan,tak banyak Pemuda Subang yang peduli literasi,terutama literasi asli Budaya Sunda.

Kini beliau telah pergi selama nya,semoga mendapatkan syurga nya Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan. Aamiin...Yaa...Rabbalallaamiin," tulis Esti

Sebelum disemayamkan, jenazah Muhammad Fahmi Fasya dibaringkan di Rumah Baca yang di sampingnya terdapat rak dengan ribuan koleksi buku. Ratusan kolega, relasi dan kerabatnya secara bergelombang datang untuk mendoakan Fasya. Pria yang pernah menyandang jurnalis di TINTAHIJAU.com meninggalkan seorang istri.



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
Twitter: TINTAHIJAUcom
YouTube: TINTAHIJAUcom







Banner Kanan 1
Banner Kanan 4
Banner Kanan 5
Banner Kanan 2
Banner Kanan 3
TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Sempat Dinyatakan Hilang, Bocah Sedang Sakit Lari ke Hutan di Daerah Cijambe Subang https://t.co/HYtasnEUfB
Ini Kesan Indra Mustafa Ketika Duet Bareng Nick Kuipers Kalahkan Borneo FC https://t.co/Xg8cxgFfTs
Dana Desa Rp106,6 Juta Di Desa Marengmang untuk Hotmix Jalan Sepanjang 400 Juta https://t.co/ekN5L7VlXm
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page