FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

13 Tahun Tanpa Kabar, Ortu TKW asal Cirebon Hanya Bisa Tatap Photo Anaknya

CIREBON, TINTAHIJAU.com - Tenaga Kerja Wanita (TKW), Fitriyah (36), asal Kampung Lungbenda, Blok Desa, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, 13 tahun hilang kontak dan diketahui saat ini bekerja di Jeddah, Arab Saudi.

Orangtua Fitriyah, Marka (58), mengatakan beberapa kali berupaya mengetahui keberadaan atau berkomunikasi dengan Fitriyah yang diketahui bekerja di rumah keluarga Mahmud Ibad Althuwairiqi di Jeddah, Arab Saudi.

Upaya yang dilakukan oleh Marka beserta keluarga, yakni membuat surat permohonan untuk memulangkan Fitriyani.  Surat tersebut langsung dikeluarkan oleh pemerintah Desa Lungbenda. Dalam surat itu, tertera Fitriyah pernah mengirimkan uang gaji sebesar Rp22 juta pada 2006, satu tahun setelah bekerja di Jeddah, Arab Saudi.

Dalam surat itu juga tertulis, orangtua berharap kepada pemerintah melalui Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), agar Fitriyah cepat dipulangkan. "Saya ingin anak saya cepat pulang," kata Marka di Desa Lungbenda, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Kamis (25/7/2019).

Pada Desember 2006, Fitriyah diberangkatkan oleh perusahaan jasa penyalur tenaga kerja untuk ke luar negeri yang berada di Jakarta, yakni PT Safika Jaya Utama. Kedua orangtua Fitriyah, Marka dan Sunia (54), saat ini hanya bisa memandangi lembar foto Fitriyah, anak ketiga dari empat bersaudara itu. Mereka terakhir berkomunikasi dengan sang anaknya pada 2006, saat Fitriyah berangkat.

Marka mengatakan, setahun setelah bekerja di Jeddah, Fitriyah sempat mengirimkan uang gajinya tapi mereka tak bisa saling berkomunikasi. Pada saat itu yang menyampaikan kabar ada kiriman uang adalah majikannya, yakni Mahmud Ibad Althuwairiqi. "Yang telepon majikannya tetapi sampai sekarang sulit (dihubungi lagi)," kata Marka di Blok Desa, Kecamatan Palimanan, Kamis (25/7/2019).

Perginya Fitriyah ke luar negeri, kata Marka, adalah kemauannya sendiri. Fitriyah ingin membahagiakan orangtuanya dengan cara menjadi TKW. Harapan mendapatkan banyak pundi-pundi rupiah. "Fitriya berangkat menjadi TKW setelah lima bulan lulus dari sekolah menengah atas (SMA)," katanya. [tribun]



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
Twitter: TINTAHIAJUcom
Youtube: TINTAHIJAU Channel


TINTAHIJAU CHANNEL
Banner Kanan 1

Twitter Update

Jarak Kelahiran Terlalu Dekat Punya Dampak Buruk Bagi Anak https://t.co/NVqCdl9kKK
Ekslusive! TPA Panembong Subang Terbakar Hebat https://t.co/duS8OF2zZ8 https://t.co/BLSi65mbWP
UU SDA Disahkan, PKS: Kedaulatan Rakyat Atas Air https://t.co/FOsioBB9Bw
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page