FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Geger Pohon Ki Tambleg Mau 'Hijrah' Ke Bandung, Ini kata Pemkab Subang

SUBANG, TINTAHIJAU.COM - Dalam beberapa hari terkahir, geger Pohon Asem (adansonia digitata) raksasa atau dikenal dengan sebutan Ki Tambleg akan hijrah ke Bandung atas permintaan salah satu pesantren di daerah Dago.

Pohon Ki Tambleg yang banyak ditemukan di daerah Purwadadi dan Cikaum itu berusia ratusan tahun. Pohon ini memiliki rahasia dan manfaat besar pada buah, daun, dan kulitnya seperti obat-obatan ataupun bahan makanan.  Buah Ki Tambleg memiliki kandungan vitamin C enam kali lipat dari jeruk serta kaya mineral dan kalsium. Sementara dalam setiap pohon Ki Tambleg memiliki kandungan cadangan air sebanyak 4.500 liter.

Sebuah pesantren di daerah Dago Bandung lewat surat resminya menyatakan kesiapannya untuk melestarikan tanaman langka itu ke Bandung. Ini dilakukan dengan akan dibangunnya tower pemantauan di Blok Waladin Desa Pasirbungur Kecamatan  Purwadadi yang akan berdampak pada Pohon Ki Tambleg itu.

Adanya wacana akan hijrahnya Ki Tambleg ke Bandung mengundang reaksi warga dan aktivis lingkungan. Menyikapi masalah ini, Sekda Subang Aminudin didampingi Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Yayat Sudarajat menegaskan penolakannya. Ini didasari UU No 5/1990 tentang KSDAH dan ekosistemnya, pasal 21 ayat (a) mengambil, menebang, memiliki, merusak, memusnahkan, mengangkut dan memperniagakan tumbuhan yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup atau mati.

Dalam pasal tersebut pada butir (b) mengeluarkan tumbuhan yang dilindungi atau bagian bagiannya dalam keadaan hidup atau mati dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia. "Jika berniat untuk melestraikan Pohon Ki Tambleg, kami sarankan untuk menanam dengan menanam anak pohon Ki Tableg hasil budidaya yang ada di Kabupaten Subang," kata Aminudin

Di bagian lain, Sekda menambahkan, atas permintaan aktivis lingkungan, pihaknya akan meminjam alat berat guna pembenahan Pohon Ki Tambleg yang ditanam di area Wisma Karya. Sekda menjelaskan, dari hasil pemantauan Aktivis Lingkungan, posisi Pohon Ki Tambleg itu miring. "Kondisinya kan miring ya, kita akan pinjam alat dari Patimban sehingga pohon itu bisa tegak lagi," jelasnya



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
Twitter: TINTAHIAJUcom
Youtube: TINTAHIJAU Channel


Banner Kanan 1
Banner Kanan 2
Banner Kanan 3
TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

UMK Karawang Masih Tertinggi, Inilah Daftar Lengkap UMK 2020 di Jabar https://t.co/GJeiNk3M6g
SD di Majalengka Galang Dana Peduli Palestina https://t.co/EfgwVyL3LF
Petani di Pabuaran Subang Tewas Tersetrum Perangkap Tikus yang Dipasang Sendiri https://t.co/QRCVFzt50D
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page