Produksi Padi Panen Perdana di Majalengka Tak Sesuai Harapan

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com - Produksi padi pada musim panen pertama di Kabupaten Majalengka disinyalir tidak sesuai dengan harapan. Kondisi cuaca yang kurang mendukung, menjadi pemicu kondisi itu.

Plt Kepala Dinas (Kadis) Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Majalengka Abdul Ghani mengatakan, produksi padi pada musim pertama terhambat oleh curah hujan.

"Ada kendala. Saat padi mulai menguning, curah hujan masih tinggi. Itu juga mengakibatkan, kalau dalam bahasa Sunda mah ayeuh (rebah). Nah itu mempengaruhi produksi," kata Abdul seperti dikutip dari SINDOnews.

Selain itu, ujar dia, serangan hama pada masa musim pertama tahun ini relatif aman. "Kan bagusnya kalau sudah menguning, curah hujan berkurang. Belum ada data, tapi masih on the track lah. Kalau hama mah, terkendali," ujar dia.

Kendati demikian, tutur Abdul, hasil yang kurang memuaskan itu tidak bisa diartikan bahwa produksi padi pada 2019 ini menurun. Produksi padi Kabupaten Majalengka pada tahun ini, di angka 800 Ton. "Evaluasinya kan di akhir tahun. Ini masih musim pertama. Sebenarnya kami masih berada di jalur lah," tutur Abdul.


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Inilah Penampakan Rumah Unik dengan Lebar 1 Meter, Viral di Jagat Maya https://t.co/AFHWGc2CGI
Polres Majalengka Bagikan Masker di Rest Area Km 166 Tol Cipali https://t.co/pIIFSVvXSp
Pegiat Lingkungan dan Seniman Majalengka Respon Aksi Warnai Batu Sungai https://t.co/WqUOsjboOt
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter