FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Produksi Padi Panen Perdana di Majalengka Tak Sesuai Harapan

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com - Produksi padi pada musim panen pertama di Kabupaten Majalengka disinyalir tidak sesuai dengan harapan. Kondisi cuaca yang kurang mendukung, menjadi pemicu kondisi itu.

Plt Kepala Dinas (Kadis) Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Majalengka Abdul Ghani mengatakan, produksi padi pada musim pertama terhambat oleh curah hujan.

"Ada kendala. Saat padi mulai menguning, curah hujan masih tinggi. Itu juga mengakibatkan, kalau dalam bahasa Sunda mah ayeuh (rebah). Nah itu mempengaruhi produksi," kata Abdul seperti dikutip dari SINDOnews.

Selain itu, ujar dia, serangan hama pada masa musim pertama tahun ini relatif aman. "Kan bagusnya kalau sudah menguning, curah hujan berkurang. Belum ada data, tapi masih on the track lah. Kalau hama mah, terkendali," ujar dia.

Kendati demikian, tutur Abdul, hasil yang kurang memuaskan itu tidak bisa diartikan bahwa produksi padi pada 2019 ini menurun. Produksi padi Kabupaten Majalengka pada tahun ini, di angka 800 Ton. "Evaluasinya kan di akhir tahun. Ini masih musim pertama. Sebenarnya kami masih berada di jalur lah," tutur Abdul.


Banner Kanan 1
Banner Kanan 2
TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Tekan Impor, Indonesia Sudah Bisa Produksi Bibit Ayam di Subang https://t.co/bNCIWdJJPP
Manfaat Tak Terduga dari Sentuhan Ibu Bagi Anak https://t.co/Gudtg8MZvx
Jalanan Mulus, Waktu Tempuh Bantarsari ke Subang Kota Hanya 15 Menit https://t.co/w9Lfg3EE0N
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page