FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Difitnah Secara Keji, UAS: Ku Serahkan Semuanya Pada-Mu Ya Allah

Badai fitnah menimpa Ustadz Abdul Somad setelah pertemuan dengan Prabowo Subianto. Salah satunya ada dibuat dalam bentuk video dan disebar melalui akun Said Didu yang telah dihack oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Video yang disebut sebagai fitnah terhadap Ustadz Abdul Somad itu, masih tersemat di bagian atas Twitter Said Didu. Video itu disertai sebuah penjelasan berisi:

“Rumah UAS di JL. Kamboja Ds. Rimbo Panjang Km.20 Kec. Tambang , Kab. Kampar hasil pemberian dari PRABOWO untuk mendukung paslon PAS . Pantaskah Ulama seperti ini ? Mulut Seorang Ulama harusnya konsisten tidak berubah hanya demi HARTA Duniawi
#UASDibayarPrabowo.”

Video berdurasi 37 detik itu diawali dengan gambar yang menyatakan bahwa ada transaksi dan gratifikasi di balik dukungan UAS kepada Prabowo Subianto.

Lalu terdengar percakapan si perekam video dengan seseorang yang gambarnya diblur, tentang rumah UAS. “Ini rumah siapa yang besar itu?” tanya si perekam video.

Mendapat serangan fitnah Ustaz Abdul Somad berbicara mengenai amarah yang berujung pada fitnah karena beda pilihan. Somad mengaku menjadi lebih paham tentang siapa kawan dan siapa lawan.

Hal itu disampaikan Somad melalui unggahan foto di akun Instagram pribadinya @ustadzabdulsomad. Ada tiga foto berlatar foto diri dengan tambahan kutipan.

"Apa yang terjadi pada saya, kuserahkan semua pada Engkau ya Allah, yang penting sudah ku sampaikan," tulis Somad dalam keterangan foto unggahannya itu, Minggu (14/4/2019).

Pada foto pertama, Somad menuliskan tentang perbedaan pilihan yang berujung fitnah. Dia juga berpesan untuk selalu menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Menjadi marah, hanya karena berbeda pilihan. Lalu marah berubah menjadi fitnah. Menunjukkan akal tak lagi mengikat nafsu. Semoga kita tetap jaga NKRI dengan kelapangan hati. #SaveUAS," demikian kutipan di dalam foto pertama itu.

Di foto kedua, Somad berpesan tentang Pilpres. Untuk Pilpres 2019, Somad mengaku diperlihatkan tentang siapa kawan sejatinya.

"Pilpres tetap ada lima tahun sekali. Dari dulu hingga kini. Pilpres 2019 bagi UAS? Memperlihatkan mana teman sejati, mana lawan berbaju kawan selama ini," tulis Somad sebagai kutipan di foto kedua.

Pada foto ketiga Somad mencantumkan tanda pagar (tagar) #SAVE_UAS dan kutipan, 'Air selalu mengalir, dia tidak bisa ditahan. Ketika dia ditahan, maka dia akan menjadi sebuah perlawanan yang besar'. Di foto ketiga ini, Somad juga memperlihatkan hoax-hoax yang menyerang dirinya. Dalam foto ketiga ini, Somad sekaligus membantah tuduhan-tuduhan yang dilontarkan akun Twitter mantan sekretaris Kementerian BUMN Said Didu. Said Didu sebelumnya telah memastikan bahwa akunnya dibajak sejak Sabtu malam.



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
Twitter: TINTAHIJAUcom
YouTube: TINTAHIJAU Channel


TINTAHIJAU CHANNEL
Banner Kanan 1

Twitter Update

DPRD Subang Desak Usaha Galian Ilegal Ditindak https://t.co/dYoumMi7vg
Tidak Hanya Dialami Orang Tua, Stress Juga Bisa Dialami oleh Anak-anak https://t.co/AfIRtx0jJs
TINTAHIJAUcom Dianugrahi Sebagai Pelopor Media Siber di Subang https://t.co/JBn1jdohcv
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page