Balita Berkelamin Ganda asal Subang Derita Tumor Pada Perut

Dunga Putra Heri, bocah 23 bulan menderita tumor pada bagian perutnya. Bocah yang tinggal di RT 04/21 Blok Karangmekar, Kelurahan Cigadung Subang itu pun memiliki kelamin ganda sejak lahir.

Kondisi Dunga, yang semula tampak ceria dan menggemaskan, sejak tiga bulan lalu atau Agustus, mengalami perubahan drastis. Dia menjadi rewel dan suka menangis. Perubahan itu, dipicu dengan kondisi perutnya yang terus membesar.

"Awalnya normal, pas Agustus kemarin ada benjolan di perutnya. Awalnya biasa saja, tapi semakin hari semakin besar," kata Ibunda Dunga, Yeni Setiani sambil menggandeng putri ketiganya itu.

Yeni sudah membawa Dunga ke Puskesmas dan dirujuk ke RSUD Ciereng. Dari Rumah Sakit milik Pemkab itu, Dunga akhirnya dirujuk ke RSHS Bandung. Sejumlah tahapan pemeriksaan sudah dilakukan. Terakhir dilakukan scanning.

"Kita tidak tahu, apakah nantinya dioperasi atau tidak. Kata Dokter lihat perkembangannya dulu," kata Yeni.

Yeni bersama suaminya Heri Suheri menempati rumah di daerah Blok Karang Mekar. Heri, bekerja sebagai kuli bangunan. Sementara Yeni, saat ini hanya mengasuh Dungu dan kedua anaknya.

Bukan hanya Tumor pada bagian Perut, Dunga juga memiliki kelamin ganda. Namun begitu, kjecenderungan Dunga pada jenis kelamin laki-laki. yeni berharap, masalah yang menimpa anaknya itu bisa segera berakhir.

Melihat kondisi anaknya, Yeni sempat putus asa. Apalagi, pihak pemerintah, aku Yeni, belum ada yang datang atau membantu untuk kesehatan Dunga.

"Sebagai orang tua, saya pengen banget anak saya sehat seperti dulu. Bisa bermain lagi dengan teman-temannya. Pengen banget anak saya seperti yang lainnya, normal dan sehat, perutnya kempes. Saya gak tega kalau dia sudah sakit. Tapi mau bagaimana lagi, untuk makan saja, suami saya harus jadi kuli serabutan," paparnya sambil menyisak air matanya.

Informasi kondisi Dunga sampai pula kepada Noviyanti Maulani, warga Blok Hebras Kelurahan Karanganyar, Subang. Novi sudah menemui keluarga Yeni dan memberi bantuan.

"Ibu siapa yang tega melihat anaknya seperti Ade Kita ini. Kita bantu sebisa kita. Kita urus dari mulai di Puskesmas, RSUD Ciereng sampai sekarang ke Bandung. Kita mengikuti prosesnya saja" kata Novi yang kembali menemui Dunga

Sejauh ini, Novi memfasilitasi Yeni untuk periksa Dunga di RSHS. Jarak tempuh yang cukup memakan waktu, Novi sempat mengeluhkan penanganan Dunga.

"Satu-satu, kita ke Bandung, periksa, misalnya A, nanti ke sana lagi periksa B. Jarak kita kan lumayan jauh. Buat kita tidak ada masalah lah kalau soal akomodasi, tapi kasihan Dunganya. Kalau bisa, ditangani serius sehingga prosesnya cepat," kata Caleg PDIP Dapil 1 DPRD Subang itu.



FOLLOW SOCMED
FB & IG: TINTAHIJAUcom
Twitter: TINTAHIJAUcom


Banner Kanan 3
Banner Kanan 2
Banner Kanan 1

Twitter Update

Peringati Hari Puisi, Budayawan Majalengka Gelar Macasukma https://t.co/CIyFGeOnY2
DPD PKS Subang: Kami Wakafkan Agus Masykur untuk Benahi Subang https://t.co/HyqZ6fcPTv
Ada yang Beda, Ini Penampakan Taman di Sisi Jalan Alun-alun Subang https://t.co/rRWfnWNV91
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page