Follow us:

Seniman Majalengka Percantik Jantung Kota dengan Lukisan Dinding

Perupa Majalengja (Peka) mempercantik bangunan yang berada di tengah-tengah Pujasera Majalengka tepat disebrang Dinas Pariwisata dan Budaya Majalengka. Bangunan dan Gazebo yang awalnya terbengkalai serta kumuh kini mulai terlihat berwarna dan indah.

Ditengah cuaca panas kota angin Majalengka, seorang pelukis yang juga merupakan Ketua Peka Ade Rukmanta nampak asik melukis lantai dengan gaya 3 dimensi. Pelukis berambut keriting ini bertekad membuat objek gambar Ikan Koi dalam kolam dan aliran air terjun di tengah-tengah ruangan sehingga seolah-olah nampak benar-benar hidup.

"Kita sudah menggarap bagian tembok luar gazebo sekitar dua minggu yang lalu dengan melukis tembok-temboknya, kemudian membersihkan dan menyulap gedung yang dulunya merupakan gedung Perpustakaan Daerah ini dengan memajang lukisan-lukisan dari kawan-kawan Peka, dan ini saya sedang menggarap lukisan 3 dimensi di atas lantai," tutur Ade kepada TINTAHIJAU.com

Dijelaskan Ade, dengan diserahkannya bangunan untuk Basecamp para Perupa baik Pelukis maupun seniman Kriya. Peka berjanji akan memfungsikannya dengan baik dengan program-program yang akan menunjang kemajuan seni lukis dan kriya di Majalengka dan menjadikannya sebagai pusat dan kegiatan seni.

"Kita memiliki sekitar 25 seniman, 15 orang diantaranya adalah para Pelukis dan selebihnya adalah seniman Kriya. Dengan SDM  yang ada kedepan tempat ini akan jadi tempat Workshop, kursus anak sekolah untuk melukis, lokasi pra wedding. Sehingga saat ini kami sedang ekstra membenahi bangunan pujasera ini agar benar-benar berubah," tandasnya.

Pemilik Studio Seni asal Sukaraja ini berharap, Basecamp yang tengah dipercantik tersebut akan menggugah
para generasi muda serta menambah antusias dalam membangkitkan seni rupa di Majalengka.

"Dibandingkan seni musik atau seni panggung, seni rupa di Majalengka ini seolah-olah ga ada gaung. Maka dengan adanya Basecamp bagi para Seniman ini, semua ide dan gagasan kami bisa terwujud," harapnya.

Sementara itu Kadis Pariwisata dan Budaya Gatot Sulaeman melalui Kabid Pariwisata Mumuh Muhidin menyatakan bangunan bekas Perpustakaan Daerah hingga saat ini belum dikelola secara khusus oleh Pemda Majalengka. Sehingga rencana kedepan Dinas Pariwisata ingin memanfaatkan area Pujasera sebagai pusat seni dan budaya,

"Istilahnya dengan membangun Plaza Seni berupa Ampi Teather, dan dengan adanya kreasi dari rekan-rekan yang tergabung dalam Peka, kita sangat mengapresiasi. Alhamdulillah jadi nggak terlihat kumuh, jadi segar oleh lukisan-lukisan," papar Mumuh.

Disamping itu sambung Mumuh bangunan tersebut bisa dimanfaatkan sebagai sekretariat Peka, karena mereka adalah komunitas mitra kita. Seperti juga HRI,  PHRI, dan Dekkma bisa memanfaatkannya untuk sekretariat bersama dengan berbagi ruangan yang ada tentunya. "Kita pengen disitu jadi pusat kegiatan seni dan budaya malah bersyukur bisa  jadi pasar seni kedepannya," pungkas Mumuh. (Echa)


Dapatkan kilasan berita lainnya via:
Twitter: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU


Twitter Update

Gebyar Senam Sehat & Hoki 2018, HUT Ke-52 RADIO BENPAS SUBANG , Kamis (26 Juli 2018) https://t.co/wyCUhEacnM
Satu dari banyak destinasi wisata alam di Majalengka, adalah Buper Cidewata di Sadarehe Desa Payung Kecamatan Rajag… https://t.co/BLArhFDK9y
[Opini] Kepala Daerah Baru Jangan Korup https://t.co/c4WdRbLktE
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page