Inilah Trend Kaca Mata yang Digandrungi Remaja Majalengka

Untuk sebagian kalangan, fungsikacamatan bukan saja untuk membantu ketajaman penglihatan, tapi menjdai aksesories. Di Majalengka, kacamata Kutu Buku kini menjadi trend di kalangan remaja.

Kaca mata berlensa besar ini nampaknya memang sedang in di berbagai kalangan, baik pelajar, mahasiswa maupun masyarakat umum. Hal itu terlihat dari banyaknya konsumen kaca mata yang memesan di tiap optik.

Ira (20) salah satu Mahasiswa Universitas Majalengka misalnya, ia memakai kaca mata berlensa besar dengan alasan menjadi lebih modis dan fashion jaman sekarang.

Begitupun yang diungkapkan Nadia (15)  pelajar SMK di Majalengka ini mengaku jadi lebih percaya diri karena mengikuti trend. "Asik aja ga ketinggalan jaman," ucapnya.

"Hingga sekarang konsumen kaca mata masih banyak  yang memesan kaca mata jadoel ala kutu buku atau trend kaca mata bety lafea," terang Nedi Suhendra Kepala Toko Optik Salsa Fortuna Senin (12/02/2018) yang berada di Jl. KH.  Abdul Halim No. 396 Majalengka Wetan.

Dikatakannya, sejak tahun 2017 konsumen optik salsa fortuna dari delapan cabang yang ada di Kabupaten Majalengka dan dari semua merek kaca mata seperti rolls, levis, mizuno, times, italy, good style, book, jenis kaca mata yang banyak dipesan adalah kaca mata jadoel berlensa besar.

"Mungkin sekarang lagi trend atau cenderung lebih ke fashion sehingga konsumen banyak memilih kaca mata ala bety lafea," ungkapnya.

Nedi memaparkan harga  kaca mata standar paling tinggi senilai Rp. 3,5 juta sedang harga yang paling murah dikisaran Rp.100 ribu. "Harga dari 1juta rupiah ke atas banyak dipesan kalangan pejabat Pemda maupun Polri di Kabupaten Majalengka sedangkan harga dari 1Juta rupiah kebawah banyak diburu pelajar dan mahasiswa," paparnya.

Umumnya kaca mata diatas 1juta rupiah adalah kaca mata original dan kaca mata dibawah 1 juta rupiah adalah kaca mata KW. Sementara untuk pemeriksaan mata sambung Nedi, hampir semua optik sudah menggunakan komputerisasi untuk pemeriksaan  maupun titik fokus.

"Sekarang sudah jaman komputerisasi baik memeriksa mata atau titik fokus. Jadi sudah tidak jaman lagi pemeriksaan menggunakan cara manual dengan menempelkan selembar poster abjad," pungkasnya. (Echa)


Dapatkan kilasan berita lainnya via:
Twitter: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU


Banner Kanan 1

Twitter Update

Dellie Threesyadinda, Pemanah Cantik yang Bawa Harum Nama Indonesia https://t.co/Sw2o0r8ywT
Deklarasi Damai, Paslon Siap Menang dan Kalah di Pilkada Majalengka https://t.co/49gzmotNm4
Janji Akan Di-Perda-kan, Cabup Taufan Larang Minta Bantuan untuk Bangun Masjid di Jalanan https://t.co/tlZ0IW43ui
Follow TINTAHIJAU.COM on Twitter

Facebook Page