Kawal Pilakdes Serentak, Polres Subang Turunkan 50 Personil Perdesa

Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni menyebutkan, pihaknya menurunkan antara 30 sampai 50 personil di Desa yang melaksanakan Pilkades 10 Desember mendatang

Ada 23 Desa yang akan menggelar pesta demokrasi tersebut. Untuk menciptakan pelaksanaan Pilakdes yang kondusip dan aman, Polres Subang menurunkan puluhan anggotanya di desa-deda yang meaksanakan Kades. "Sekitar 30 sampai 50 personil. Ini untuk pelkasnaaan Pilakdes berjalan aman, tertib dan kondusif," kata Kapolres

Kapolres menyebutkan, dari 23 Desa yang melaksanakan Pilakdes, daerah Pantura menjadi perhatian serius. Pasalnya, di daerah Pantura itu potensi kerawanan cukup tinggi. "Belum lama sempat terjadi, tapi bisa kita atasi," katanya

Hari-hari ini sebanyak 23 Desa menggelar Kampanye para calon Kepala Desa. Kampanye ini dilakukan dengan cara konvoi dan iring-iringan kendaraan sambil mengenalkan misi-visi dan program Kades.

Di Desa Desa Gempolsari, Kecamatan Patikbeusi misalnya, mereka melakukan konvoi kendaraan dengan pengawalan Anggota Polisi dan TNI. Ketua Panitia Pilkades Anwar Saepuloh mengatakan, kampanye damai ini digelar selama 3 hari, masing-masing kandidat mendapatkan giliran saat ini calon kepala desa nomer urut 1, Oleh Sogiri dan esok harinya Rabu ( 5/12/2017) giliran calon kepala desa nomer urut 2, Udin Samsudin.

"Dalam kegiatan kampanye kali ini kandidat tidak dibatasi membawa pendukungnya dan diperbolehkan membawa atribut sesuai kebutuhan,"kata Ketua Panitia Pilkades, Anwar Saepuloh kepada TINTAHIJAU.com.

Selain itu mereka diminta untuk tidak menyuarakan yel-yelan yang dapat memicu terjadinya konflik antar pendukung. "Pesta demokrasi ini akan digelar pada Minggu ( 10/12/2017) mendatang diharapkan selama kegiatan Aman,Damai dan Tertib,"katanya.

Sementara itu, Acim warga setempat mengatakan, kegiatan kapanye ini cukup tertib karena Panitia Pilkades telah menggelar kampanye damai.

"Selain itu masing-masing kandidat dan pendukung juga sebelumnya telah membuat nota kesepakatan atau deklarasi damai,"kata warga setempat, Acim.

Kampanye ini adalah sebagai bentuk mengenalkan kandidat kepada masyarakat sebagai hak pilih agar di pemilihan nanti mereka mendapat suara yang mendulang.

"Diharapkan dengan di gelarnya kampanye damai ini masyarakat akan semakin dewasa memaknai arti demokrasi di pemilihan nanti,"pungkasnya. [Annas/Sandy Zaenudin]



Dapatkan lintasan berita Subang via:
Follow Twitter: @tintahijaucom
Like Faceboook: Redaksi Tintahijau
Promosi dan iklan: 085352324271


Banner Kanan 1

Twitter Update

Jembatan Penghubung Antar Desa di Blanakan Nyaris Ambruk Diterjang Batang Pohon https://t.co/u37LFD8xAS
Bagi Raport, Murid TK kemala Bhayangkari Majalengka Baca Hapalan Surat Pendek https://t.co/jJPFYmwyhe
Petir Hantam Rumah Warga Jatitujuh, Dua Orang Alami Luka Bakar https://t.co/0cKMc5qFfM
Follow TINTAHIJAU.COM on Twitter

Facebook Page