Tiba di Subang, Ratusan Warga Subang Sambut Ade Kenzo

Perjalanan Ade Kenzo, Aktivis Longmarch dari Surabaya menuju Jakarta, menggugat kebijakan JKM BPJS tiba di Kabupaten Subang. Ade menemui Ketua DPRD untuk menyampaikan gagasannya.

Ade tiba di wilayah Subang Rabu (11/10/2017) sekitar pukul 18.15 Wib. Peserta longmarch langsung disambut oleh ratusan elemen buruh Subang di kawasan jembatan Sewo perbatasan Indramayu-Subang. Kesokan harinya, Kamis (12/10/2017), Ade bersama
buruh asal Subang menuju Subang Kota ke gedung DPRD.

Kedatangan Ade di gedung wakil rakyat itu disambut Ketua DPRD Subang, Beni Rudiono; Plt Kepala Dinas Kesehatan Dwinan, perwakilan dari PJS, dan lainnya. Usai mendengar curhatan Ade Kenzo, Ketua DPRD tampak terharu.

"Apa yang disampaikan Bung Ade, sangat menggugah. Sebagai Wakil Rakyat ini menjadi evaluasi dan kita akan mengawasi pelaksanaannya. Program JKM BPJS ini sangat baik, tapi pelaksanannya ada kekurangan," kata Beni

Ade Kenzo sebelumnya menyampaikan aksi yang dilakukannya dari Tugu Pahlawan Surabaya menuju Istana di Jakarta sebagai protes dirinya atas pelayanan yang diberikan kepada pasien JKM BPJS. Teriakan warga, kata Ade sejauh ini masih dianggap lalu saja atau tidak ada respon serius.

"JKM BPJS itu produk rakyat, hasilnya untuk rakyat, bukan dikomersilkan. Tapi nyatanya ada iuran. Artinya JKM ini ukan jaminan kesehatan rakyat tapi iuran," kata Ade.

Ade juga mengkritisi pelayanan Kelas III BPJS dibanding kelas I. Dia menegaskan, program BPJS ini hanya mempertegas perbedaan pasien kaya dan pasien miskin. Untuk kelas III, pelayanan semakin susa, penuh, penuh dan penuh. Bahkan yang menyedihkan, mereka bayar BPJS, tapi pasien masih harus beli obat. Ini terjadi di Subang. Andai saya pegang data ril, saya akan gugat secara hukum," kata Ade

Soal pelyanan pasien BPJS, Plt kepala Dinkes Subang Dwinan tidak membantah ungkapan Ade. Dwinan yang sebelumnya pernah menjadi Wadir RSUD CIereng Subang itu membenarkan kurang optimalnya pelayanan terhadap pasien BPJS. "Betul, pelayanan
kelas III memang kurang. Makanya kami minta fasilitas yang memadai, 75 tempat tidur. Saya mohon maafm pelayanan di Kabupaten Subang belum maksimal," jelasnya

Usai menemui pemerintahan Subang, Ade Kenzi kemudian melanjutkan perjalananya ke arah Karawang melalui Kalijati. Dia juga sempat menemui rekan buruh lainnya, untuk sekeda istirahat sebelum melanjutkan perjalanan jauh.


Follow Us:
Twitter @tintahijaucom
FB: Redaksi Tintahijau


Banner Kanan 1

Twitter Update

5 Kegiatan Seru yang Bisa Kamu Lakukan Saat Hujan! https://t.co/vsubyTXR08
Sudut UKS TK Kemala Bhayangkari 32 Polres Majalengka Bikin Baper Anak-anak https://t.co/Kp8xsI41ZK
Menristek-Dikti Resmikan Pusat Industri Buah Nusantara di Subang https://t.co/X86EJrObxA
Follow TINTAHIJAU.COM on Twitter

Facebook Page