FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

TINJAU SUBANG- Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) Subang resmi menetapkan upah minimum kabupaten (UMK) sebesar Rp1.355.745. Keputusan itu tidak membuat buruh puas. Mereka mengancam akan melakukan aksi mogok massal.

Usai penetapan UMK, ribuan buruh yang menggelar aksi demo sejak siang, tidak bergeming. Mereka bertahan di depan

TINJAU SUBANG- UMK sudah ditetapkan tapi buruh Subang tidak puas, mereka masih melakukan aksi unjuk rasa didepan kantor bupati Subang. Mereka menuntut bupati menemui buruh.

Buruh merasa kecewa kepada pemerintah dan dewan pengupahan karena UMK yang ditetapkan tidak sesuai dengan tuntutan mereka. "Kenap harus melakukan voting

TINJAU SUBANG- Meskipun turun hujan, ribuan buruh Subang masih bertahan melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor pemerintah Kabupaten (Pemkab) di Jl. Dewi Sartika, Subang.

Dari pantauan, hujan besar tidak menyurutkan buruh untuk menyampaikan tuntutannya. Mereka trerus berorasi dan bertahan di depan gerbang msuk kantor

TINJAU SUBANG- Ribuan buruh Subang dari berbagai organisasi kembali mendatangi kawasan kantor pemerintahan kabupaten (Pemkab) mereka mendesak upah layak di tahun 2014 mendatang.

Seperti aksi-aksi sebelumnya, ribuan massa itu menggelar aksinya di  lapangan benteng Pancasila atau depan kantor Bupati, Jl. Dewi Sartika, Subang. Sementara itu, ratusan

TINJAU CIPEUNDEUY- Ratusan buruh PT. G Texvia Subang melakukan aksi mogok kerja. Mereka menuntut perusahaan garmen yang berlokasi di Desa Ciomas Kecamatan Cipendey tersebut untuk membayar hak pesangon mereka.

Para buruh melakukan aksi mogok kerja dipicu karena pihak perusahaan lalai memberikan uang pesangon. Pasalnya pabrik yang

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Damkar: Jumlah Kios Pasar Pamanukan yang Terbakar Sebanyak 115 Kios https://t.co/p2RncuyZoi
Polisi Mulai Usut Pesta yang Dihadiri Raffi Ahmad Pasca Vaksinasi Covid-19 https://t.co/CJUGE5mR8W
Spekulasi Penyebab Terbakarnya Pasar Pamanukan Subang https://t.co/fIPEfT7ulz
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter