FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Dua Jembatan Penghubung di Subang Hanyut Terseret Air

TINJAU SUBANG- Meningkatnya debit air dan derasnya air sungai, mengakibatkan dua jembatan di Kabupaten Subang hanyut terseret air.

Jembatan yang terseret arus air itu adalah jembatan gantung yang menghubungkan Desa Kawunganten, Kecamatan Cikaum dan desa Balingbing Kecamatan Pagaden.

"Jembatan gantung ini biasa digunakan warga, ini satu-satunya akses yang menghubungkan dua desa. Sekarang, mau tidak mau warga harus putar," kata Haris Aji Nugraha

Selain jembatan, banjir yang terjadi di wilayah itu juga menyapu sebuah saung semi permanen yang ada, tidak jauh dari lokasi jembatan. "Kita berharap pemerintah secepatnya membenahi, syukur membuat jembatan permanen untuk akses warga," katanya.

Jembatan gantung kedua yang tergerus arus air, adalah jembatan yang menghubungkan Desa Cikaum dan Desa Mekarwangi Kecamatan Pagaden pada Sabtu (5/3/2016) pagi dinihari. Akibatnya, akses kedua  warga di daerah itu terputus. Warga, termasuk pelajar terpaksa harus putar arah.

"Jembatan gantung nu ngahubngkn Desa cikaum timur sareng des Mekarwangi putus, akses jalan menghambat. Tah bejakeunn ka pamarentah karunya nu sakola sareng nu angkat damel kudu muter jauh. (Jembatan gantung yang menghubungkan Desa cikaum timur dan desa Mekarwangi putus, akses jalan menghambat. Kasih tahu pemerintah kasian yang mau sekola dan kerja harus muter jauh," kata Ferry Eyyi. . [annas nashrullah l @JejakAnnas]


follow twitter @tintahijaucom l FB: Berita Tintahijau

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Pemkab Purwakarta Terapkan PSBM untuk Enam Desa dan Kelurahan https://t.co/SP68TuECU2
Bertambah 12 Orang, Jumlah Kasus Covid-19 di Subang Tembus 335 Orang https://t.co/LOn5KeKmgi
Covid-19 Masih Mengancam, Wisatawan ke Subang Akan Dirapid Test https://t.co/LpnDlKi94U
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter