FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Ketua PCNU Subang: LGBT Sudah Menjadi Gerakan



TINJAU SUBANG- Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Subang KH Musyfiq Amrullah berpendapat, fenomena dan isu lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) muncul sebagai dampak dari sebuah gerakan yang direncanakan.

"LGBT di Indonesia saat ini bukan lagi satu atau dua orang, melainkan sudah menjadi sebuah gerakan, bahkan saya lihat di medsos diketahui UNDP (United Nations Development Programme) menggelontorkan dana yang begitu besar untuk kepentingan kaum LGBT ini," ungkapnya usai mengikuti 'Rapat Reboan' di Kantor PCNU setempat, Rabu (17/2).

Ia menegaskan, dari sudut pandang agama Islam sudah jelas bahwa LGBT ini dilarang, sebagaimana tercermin dalam kisahnya Nabi Luth alaihissalam.

"Dari sudut pandang agama LGBT jelas gak boleh, sebagaimana liwath dan sihaq ini dilarang," kata Pengasuh Pesantren Attawazun ini.

Kiai Musyfiq menambahkan, LGBT dianggap lebih mengedepankan nafsu dan syahwat belaka ketimbang nuraninya, sehingga melupakan dan menyalahi fitrah dan kodratnya sebagai manusia untuk mencintai lawan jenis.

Namun demikian, kata dia, LGBT merupakan sebuah penyakit yang dapat disembuhkan, asalkan para penganutnya ada niat dan keinginan untuk menyembuhkannya.

"Jika LGBT ini dibiarkan tentu akan merusak tatanan moral bangsa, bahkan saya baca berita sampai anak-anak kecil pun jadi sasaran korban. Ini jika dibiarkan sangat berbahaya," tambah alumni Pesantren Darurrahman Jakarta tersebut.

Ia pun mengingatkan, LGBT tidak bisa dihubungkan dengan HAM, karena hal itu di luar batas kenormalan manusia, selain itu juga HAM punya batasannya tersendiri.

"Kalau memang HAM, orang gila mestinya diakui juga, karena dia juga manusia yang punya HAM, misalnya dia diakui keberadaannya dan diberi tempat di tengah-tengah masyarakat, tapi kan tidak seperti itu," paparnya.

Ia pun mengamini bahwa penganut LGBT ini sebagai manusia yang mesti dihormati, namun tidak dengan penyakit kejiwaannya. "LBGT ini penyakit, penyakit ini yang mesti disembuhkan, jadi jangan sampai dibiarkan, mereka mesti difasilitasi agar sembuh," tutupnya. [nu]

 



follow twitter @tintahijaucom l FB: Berita Tintahijau

 



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Jadwal Sholat Fardhu untuk Wilayah Subang Pada 16 Oktober 2021 https://t.co/hZA04JF4FW
Jadwal Sholat Fardhu untuk Wilayah Majalengka Pada 16 Oktober 2021 https://t.co/Esm4g4nNTx
Begini Cara Mengatasi Gatal Yang Dialami Bumil Dari Sang Ahli https://t.co/FpFoyp6MIw
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter