FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Kecelakaan di Jalur Pantura Subang Masih Tinggi

TINJAU CIASEM- Kecelakaan lalu lintas di jalur Pantura Subang kerap terjadi. Data dari pihak kepolisian, dalam sepekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan roda empat antara 2-3 kasus.

Beroperasinya jalan tol Cipali, yang menghubungkan Jakarta-Cirebon, tidak membuat tingkat kecelakaan di jalur Pantura menurun. Sebab, kecelakaan di jalur pantura itu masih terjadi, meskipun tidak mengakibatkan korban jiwa. Kecelakaan lalin ini biasanya melibatkan kendaraan angkutan barang.

"Meskipun ada tol, angka kecelakaan di jalur pantura masih relatif tinggi. Dalam seminggu, 2-3 kecelakaan terjadi. Meskipun tidak ada korban jiwa," kata Kanit Lantas Polsek Ciasem, Iptu Aan Suherman kepada TINTAHIJAU.com.

Tipe kecelakaan lalu lintas, kata Aan, dari mulai mobil terbalik, mobil tabrak kendaraan lain dari belakang, sampai pengendara motor yang terjatuh. Sementara penyebab kecelakaan, diantaranya kondisi kendaraan, human error pengendara, dan kondisi jalan. "Kalau korban meninggal masih minim, kalaupun ada biasanya kecelakaan roda dua," imbuh Aan.

Aan menyebutkan, kecelakaan lalin terjadi di jalur rawan, seperti Patokbeusi, Ciasem dan Pusakanagara. Untuk menekan kecelakaan, Aan menghimbau pengendara untuk lebih berhati-hati dan waspada. [Ahya Nurdin]

 

Foto: Kendaraan angkutan barang di jalur pantura Subang

Follow twitter @tintahijaucom


TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Tekan Laju Penyebaran Covid-19, Majalengka Tiadakan Panggung Hiburan HUT RI https://t.co/LUC1N6naHt
Netizen Sorot Kegiatan Camping Ground Pejabat Subang https://t.co/VKOlWonbwy
Bupati Majalengka dan Keluarga Tes Swab, Sekda Ungkap Hasilnya https://t.co/mpcOnLvkML
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter