FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Tanpa Sepengetahuan Warga, SPPT Tanah Milik Warga Diserahkan ke Investor

TINJAU CIPEUNDEUY- Puluhan warga dari tiga desa di Kecamatan Cipeundeuy menggeruduk Kantor Desa. Aksi protes warga itu terkait tanah milik mereka sudah dibuatkan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) dan diserahkan ke pihak investor.

Dari informasi yang diterima, sekitar 75 Hektar luas lahan tanah atau 600 lembar SPPT milik warga dari tiga Desa yakni Desa Sawangan, Kosar dan Wantilan, Kecamatan Cipeundeuy, diserahkan ke pihak investor. Aksi itu karuan saja membuat khawatir warga pemilik tanah, apalagi tanpa sepengetahuan mereka. Ratusan lembar SPPT itu diambil dari Kantor DPPKAD oleh pihak Pemerintah Kecamatan untuk diserahkan ke salah satu investor yang sedang melakukan pembebasan lahan tanah di daerah tersebut.

"SPPT milik warga dari tiga Desa yakni Desa Sawangan, Kosar dan Wantilan diambil oleh pihak pemerintah Kecamatan dari DPPKAD perpajakan, sebelum diberikan kepada warga SPPT itu langsung diserahkan ke pihak investor tanpa persetujuan kami. Kami khawatir, tanah milik kita ini dijual paksa, tahu-tahu sudah ada kesepakatan," tegas salah seorang pemilik tanah, Sarli kepada TINTAHIJAU.Com, Kamis (26/3/2015).

Camat Cipeundeuy, Mohammad Rudi saat dimintai keterangan mengaku SPPT milik warga itu telah diambil langsung dari DPPKAD Sebanyak 600 lembar atau untuk luas lahan 75 hektar. "SPPT itu sudah diberikan ke pihak investor, penyerahan itu merupakan permintaan pihak investor untuk melakukan pemeriksaan atau pemilahan SPPT yang lokasi tanah di daerah itu sebagian telah di beli oleh pihak investor," kata Camat Cipeundeuy M Rudi

"Saya kira tak ada persoalan dengan SPPT milik warga yang saya serahkan ke pihak Investor, itukan hanya akan dilakukan pemeriksaan dan pemilahan saja oleh pihak Investor, bukan dipasarkan oleh pihaknya saya tak memiliki kewewenangan dalam hal itu," imbuhnya

Rudi mengatakan, SPPT itu kini sudah diserahkan ke ke warga melalui pihak pemerintahan Desa. "Setelah dilakukan pemilahan oleh pihak investor, mungkin warga hanya riskan saja SPPT milik mereka takut bermasalah atau dicaplok orang yang tidak bertanggung jawab," terangnya

Sementara itu PJs Kepala Desa Sawangan, Mohammad Dulyono mengaku tidak mengetahui terkait pembebasan lahan tanah di daerahnya tersebut. "Saya sama sekali tidak mengerti tentang SPPT itu, yang diserahkan ke pihak Investor untuk tujuannya apa, saya tidak hapal makanya setelah warga banyak yang datang ke kantor Desa, saya melakukan kordinasi dengan pihak kecamatan agar SPPT milik warga segera dikembalikan," kata M Dulyono yang baru beberapa bulan menjabat sebagai PJs Kades.

Aksi warga itu mendapat pengawalan dari petugas Kepolisian setempat. Kapolsek Cipeundeuy, Kompol Rizal Jatnika memimpin langsung pengamanan untuk menghindari tindakan yang tidak diinginkan. "Kita akan kawal aksi ini. Sehingga penyampaian aspirasi warga ini berjalan dengan tertib dan aman," kata Kompol Rizal Jatnika. [Sandy Zaenudin]


Foto : Petugas Desa Sawangan tengah meenyerahkan SPPT kepada Warga

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Berhubungan Intim Ternyata Bisa Sembuhkan Beberapa Penyakit Ini https://t.co/hxCe84oiRu
KITA Cirebon Dekalarasi di TPA Kopi Luhur Bersama Pemulung https://t.co/hi4twvotnY
Tok! DPRD Subang Sahkan APBD Perubahan 2020 https://t.co/GWuwEQfM1Y
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter