FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Disdik Harus Bertanggung Jawab Ambruknya Gedung SMP

 


Lembaga Advokasi Pendidikan (LAP) Subang mendesak Dinas Pendidikan setempat harus bertanggung jawab atas insident itu. "Disdik harus bertanggung jawab atas keteledoran dalam pembangunan sekolah dengan asal-asalan itu," kata Pegiat LAP Yaya Sudarya kepada TINTAHIJAU.com, Rabu (5/2/2014)

Tanggung jawab itu, kata Yaya berkaitan pengawasan pelaksanaan proyek, penggunaan anggaran dan penunjukan pemenang tender. Disdik, tegasnya, harus ketat dalam pengawasan proses pembangunan sekolah yang baru tuntas pertengahan 2012 lalu itu.

"Saya mengira ini ada ketelodaran dalam pengawasan. Patut diselidiki, apakah dalam realisasinya ada penyimpangan alokasi anggaran. Karena inikan aneh, baru beberapa tahun selesai bangunan sudah ambruk," tegasnya.

"Beruntung kejadiannya tidak saat belajar, sehingga tidak ada korban jiwa. Tapi dampaknya, akibat ambruknya, kegiatan belajar siswa akan terganggu," jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Subang Kusdinar, menyatakan pihaknya siap bertanggung jawab soal ambruknya baja ringan di SMPN 2 Pabuaran. Hanya saja, kapasitas tanggung jawab Disdik, kata Kusdinar, pada kegiatan belajar mengajar. Sementara soal kualitas pembangunan, terkait dengan perencanaan dan pengawasan di lapangan, Kusdinar mengelak. Ia mengatakan pada pembangunan sekolah senilai Rp120 juta dari DAK 2012 itu ada tim pengawas dari Dinas Tata Ruang, Pemukiman dan Kebersihan (Tarkimsih). "Disdik tanggung jawab, iya. Tapi tanggung jawab dalam hal tertentu misalnya kegiatan belajar mengajar," jelasnya.

"Kita ada tim ahli, itu sepenuhnya tim ahli, termasuk gambar. Di lapangan juga ada pengawas, jadi yang tanggung jawab itu pengawas, itu dari pihak tarkimsih," tandasnya.

Kusdinar memaparkan, jika muncul ada dugaan tidak sesuainya space antara perencanaan dan di realisasi, harus ada sinkronisasi keduanya. "Dugaan, boleh saja menduga, tapi kita harus melihat dulu. Tapi yang melaksanakan itu kan P2S yang mengacu ke perencanaan, tinggal kita lihat perencanan dengan di lapangan," tandasnya. [annas nashrullah l @annas_nsh]

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini

 

 


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Kejari Subang Sudah Kantongi Calon Tersangka Kasus BPR Syariah https://t.co/X8a1210mCx
Polres Bogor Bekuk Komplotan Begal Sadis Bersenjata Api dan Samurai https://t.co/FR1Efa9hvg
LSM AKSI Dorong Kejari Usut Semua Kasus Korupsi di Subang https://t.co/roU3bBjulJ
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page