FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Satu Kampung di Blanakan Masih Terkurung Banjir


Tidak hanya jalan raya, puluhan rumah di kampung Sindanglaut 2 masih terendam air yang melumpuhkan kegiatan rutin. Namun begitu, di beberapa titik sudah terlihat surut. Air hanya menggenangi halaman rumah mereka.

Ketua MUI Blanakan, Nur Zaman yang tinggal di daerah itu mengatakan, banjir yang merendam daerahnya itu sudah terjadi sejak 3 pekan silam hingga saat ini. Banjir kali ini, kata Nur Zaman merupakan banjir terbesar. Jika pada tahun sebelumnya air yang masuk ke rumah mereka dengan ketinggi 20-30 cm, pada banjir kali ini bisa mencapai 80 cm hingga 1 meter. "Banjir kali ini terbesar, 4 kali lipat dari banjir tahun-tahun sebelumnya," kata Nur Zaman kepada TINTAHIJAU.com, Senin (3/2/2014)

Yang membuat miris Nur Zaman, bantuan yang diterima sekitar 150 warga di daerah itu sangat minim. Salah satu alasannya, jalan tidak bisa
ditembus karena terendam banjir. "Sangat sedikit, bantuan di Muara saja," katanya.

Nur Zaman menerangkan, banjir berasal yang merendam daerahnya itu berasal dari luapan sungai yang ada di sebelah selatan atau di belakang pemukiman warga. Tanggul yang berfungsi menghalau air masuk, tidak mampu membendung. "Kita minta pemkab meninggikan tanggul dan
jalan, termasuk normalisasi sungai," jelasnya.

Hingga saat ini banjir masih merendam kampung Sindanglaut, Desa Muara. Di sejumlah titik di ruas jalan terpantau ketinggian banjir sekitar 30
cm. Puluhan rumah juga terlihat masih terendam. Tidak terkecuali gedung SDN Sindanglaut. Hingga saat ini, air setinggi sekitar 20-30 cm masih merendam halaman sekolah itu. "Ini sudah 3 minggu libur, karena sekolah terendam banjir. Kapan masuknya, ya sampai air itu surut," kata Guru Agama, Rohimin. [annas nashrullah l @annas_nsh]

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Kejari Subang Sudah Kantongi Calon Tersangka Kasus BPR Syariah https://t.co/X8a1210mCx
Polres Bogor Bekuk Komplotan Begal Sadis Bersenjata Api dan Samurai https://t.co/FR1Efa9hvg
LSM AKSI Dorong Kejari Usut Semua Kasus Korupsi di Subang https://t.co/roU3bBjulJ
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page