FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Banjir Susulan Rendam 3.400 KK di Pamanukan

"Ini banjir susulan yang kedua kalinya, beberapa hari lalu banjir sudah surut, tapi saat ini banjir lagi," kata warga desa Mulyasari Kecamatan Pamanukan, Arem kepada TINTAHIJAU.com, Kamis (30/1/2014).

Banjir yang datang kedua kalinya membuat sebagian warga panik dan memilih mengunsi kembali. Walaupun beberapa dari mereka ada yang masih tetap bertahan. "Kalau yang ketinggian airnya masih rendah mereka lebih memilih bertahan, kalau saya lebih memilih mengungsi karena ketinggian air di rumah saya sudah tinggi," tuturnya.

Sekdes Desa Mulyasari, Ahmi Mubarok mengatakan bahwa, hari ke 11 banjir di wilayahnya masih belum surut. Hal tersebut disebabkan adanya beberapa tanggul di sungai Cipunagara jebol. "Ada empat tanggul jebol di Cipunagara, hal tersebut menyebabkan banjir lagi," katanya.

Sampai saat ini menurutnya, ketinggian air tertinggi mencapi 1,2 meter. Banjir susulan saat ini merendam hampir semua rumah atau sedikitnya 3.400 KK yang berada di Desa Mulyasari. "Curah hujan yang tinggi membuat banjir kembali terjadi, apalagi diperparah tanggul banyak yang jebol," tuturnya.

KAN- Beberapa daerah di wilayah Pantura Subang sampai saat ini masih terndam banjir. Hal tersebut membuat sebagian warga yang rumahnya masih terendam mengungsi dibawah flyover Pamanukan.

Dari pantauan, puluhan bahkan ratusan warga mulaimengungsi ke flyover Pamanukan. Mereka memanfaatkan fasilitas seadanya untuk alas tidur dsan duduk. Seperti banjir sebelumnya, korban banjir ini berharap bantuan dari relawan. "Rumah saya yang di desa Mulyasari masih terendam, makanya saya ngungsi lagi karena khawatir air meninggi. Kita butuh bantuan, saya harap pemerintah secepatnya memberikan bantuan karena kita sangat membutuhkan bantuan " kata pengunsi Juharya.

Menurut Ketua Satlak Bencana Subang, Abdurakhman, banjir dengan ketinggian air sekitar 1,2 meter itu diantaranya karena beberapa tanggul jebol. "Langkah yang kita lakukan untuk menanggulanginya, saat ini kita sudah sediakan alat berat dan karung-karung pasir untuk memperbaiki tanggul yang jebol," tuturnya. [Warlan putra | @warlanputra]

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Terlibat Jaringan Bom Bekasi, Seorang Warga Subang Ditangkap Densus 88 https://t.co/5XJR9k7Sya
Keripik Singkong dari Ligung Majalengka Digemari Pasar Bali https://t.co/CNhkV9SqMZ
Hadiri Pekan CSR PT. Dahana, Wakil Bupati Subang Ajak Perusahaan Berkontirbusi https://t.co/5fRGJGw4tf
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page