FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Warga Cipunagara Tolak Pembangunan Pabrik di Area Pertanian

"Proses perda RTRW belum disahkan, lalu kenapa pabrik-pabrik bisa diberi izin? kita menolak dengan tegas pembangunan pabrik diwilayah desa Padamulya," kata salah seorang warga, Asep Saepudin disela-sela acara sosialisasi pendirian pabrik di kantor Desa Padamulya, Rabu (29/1/2013).

?Asep mengatakan, bahwa 20 hektare luas areal sawah yang diairi irigasi teknis Tarum Timur yang sumber airnya dari waduk Jatiluhur Purwakarta tersebut sudah dijual warga antara Rp700 ribu hingga Rp 1 juta per tumbak setara 14X14 meter persegi.? "Kita tidak habisa kenapa pabrik tersebut bisa diberikan izin? Padahal sudah jelas-jelas lahan tersebut merupakan lahan teknis berkelanjutan," tuturnya.

Warga lainnya, Budi mengatakan bahwa ?rencana alih fungsi sawah teknis menjadi pabrik itu, jelas-jelas melanggar aturan UU Nomor 41 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan, alih fungsi sawah irigasi untuk industri itu dilarang. "Kami mendesak Pemkab Subang untuk tidak memproses perizinanannya karena sudah jelas-jelas melanggar peraturan,"? imbuh Budi.

Kepala Bidang Perizinan BPMP Kabupaten Subang, Didin Saepudin mengatakan, bahwa memang benar permohonan pendirian industri di lokasi sawah teknis itu dilarang. "Kita belum memproses perizinannya. Jika rekomendasinya diizinkan, maka, pihak investor harus menyediakan lahan lain sebagi kompensasinya," katanya singkat. [Warlan putra | @warlanputra]

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini

 


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Terlibat Jaringan Bom Bekasi, Seorang Warga Subang Ditangkap Densus 88 https://t.co/5XJR9k7Sya
Keripik Singkong dari Ligung Majalengka Digemari Pasar Bali https://t.co/CNhkV9SqMZ
Hadiri Pekan CSR PT. Dahana, Wakil Bupati Subang Ajak Perusahaan Berkontirbusi https://t.co/5fRGJGw4tf
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page