FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Banjir Pamanukan Dikabarkan Tewaskan Delapan Orang


Camat Pamanukan, Bambang Edi Purwanto mengatakan, salah satunya disebabkan karena tak kuat menahan dingin. "Kedelapan korban itu meninggalnya di pengungsian, mereka kedinginan, setelah mendapatkan pertolongan pertama Dinkes," kata Camat Bambang saat dihubungi TINTAHIJAU.com.

Bambang menjelaskan, delapa orang yang meninggal tersebut kebanyakan berusia diatas 50 tahun atau lansia. Kedelapannya berasal dari Kecamatan Pamanukan, yakni dari desa Mulyasari dan beberapa desa lainnya. "(Untuk data lengkap) Sampai saat ini kita masih melakukan koordinasi dengan Dinkes Subang, karena yang memberikan pertolongan pertama itu Dinkes," jelasnya.

Data yang diperoleh, banjir yang melanda 13 kecamatan itu merendam 109 desa. Seikitnya 39.756 kepala keluarga atau 40.006 warga mengungsi di 58 lokasi yang lebih tinggi atau aman seperti kantor pemerintahan, tempat peribadatan, Gedung olahraga dan lainnya.

Dalam peristiwa terbesar pada kurun waktu 8 tahun terakhir ini, merusak 12.960 ha sawah, 3.120 ha. Tidak itu saja, banjir di daerah Pamanukan hingga ke jalan raya itu mengakibatkan jalur nasional lumpuh total. Kemacetan kendaraan di jalur itu hingga berhari-hari. [Warlan putra | @warlanputra]

 


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Terlibat Jaringan Bom Bekasi, Seorang Warga Subang Ditangkap Densus 88 https://t.co/5XJR9k7Sya
Keripik Singkong dari Ligung Majalengka Digemari Pasar Bali https://t.co/CNhkV9SqMZ
Hadiri Pekan CSR PT. Dahana, Wakil Bupati Subang Ajak Perusahaan Berkontirbusi https://t.co/5fRGJGw4tf
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page