Aliran Dana PDAM ke Politisi Demokrat Subang Tidak Terbukti

Sebagai tindak lanjutnya, Panwas melakukan pemerikasaan kepada Direktur PDAM Suryana dan Rohmani. Dalam pemeriksaan itu diantaranya memastikan kemungkinan adanya aliran dana PDAM ke politisi Demokrat. Dari pemeriksaan itu, Ketua Panwaslu Agus Muslim mengatakan, tidak terbukti adanya aliran dana PDAM ke anggota DPRD itu.

"Kas pengeluaran tidak ada, itu diambil dari uang pribadi. Jadi untuk sanksi baik administrasi maupun hukum dibatalkan. Kalau secara pribadi sangat diperbolehkan meminta bantuan, asal tidak menggunakan uang negara," kata Agus Muslim, Kamis (16/1/2013).

Selain melakukan pemeriksaan kepada kedua belah pihak, Panwaslu menggelar perkara dengan tim penegak hukum terpadu (Gakumdu). Hasilnya, masalah itu dinyatakan tidak memenuhi unsur pelanggaran yang tertuang dalam pasal 86 Ayat 2 Undang-undang Pemilu

Menurut Agus, uang yang digunakan itu, dari hasil penelusuran ke PDAM, tidak terbukti berasal dari kas negara. "Setelah kita melakukan gelar perkara, ternyata tidak ada satupun uang yang keluar dari PDAM, sehingga dinyatakan uang tersebut uang pribadi bukan dari negara," tuturnya.

"Menurut Dirut PDAM dia itu tidak tahu menahu dan tidak ada ijin untuk memasang logo. Komunikasinya hanya minta bantuan untuk sosialisasi dan memasang spanduk ucapan selamat saja," tambahanya.

Rohmani, yang dihubungi melalui panggilan telpon maupun pesan singkat, belum berhasil dimintai keterangan. Panggilan telpon dan pesan yang dikirim ke nomor pribadinya belum direspon. [Warlan Putra | @warlanputra]

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini


Twitter Update

Netizen Geram Karena Ada Perusuh di AS Bertato Indonesia https://t.co/CEJ4ov0NL0
Sehari Penerapan New Normal, Supir Bus di Majalengka Terkonfirmasi Positif Covid-19 https://t.co/Q9D8a0T6LX
Puluhan Warga Purwadadi Ikuti Rapid Test, Dan Inilah Hasilnya https://t.co/YIWG1uq8Q6
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter