Banjir Pantura Subang Rendam 6.461 Rumah dan 5.938 Warga Mengungsi

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Banjir merendam ribuan rumah di wilayah Pantura Subang. Upaya penanggulangan dan penanganan bencana terus dilakukan intansi terkait

Dikutip dari laman pasundanekspres.co ata dari Posko terpadu Penanggulangan Bencana Kabupaten Subang per Pukul 15.00 WIB, sebanyak 6.461 rumah di Pantura terendam dan 5.938 warga mengungsi.

Banjir di Februari 2020 ini sedikitnya sekitar 10 Kecamatan terendam banjir. Dari jumlah tersebut, Kecamatan Pamanukan dan Ciasem termasuk daerah yang paling parah dampak dari banjir

BERIRA LAINNYA:

Banjir Pamanukan, Wabup Subang Akan Koordinasi dengan BBWS

Subang Dilanda Banjir, BMKG: Saat Ini Puncak Musim Hujan

Sisir Warga, Kapolres Subang Gendong Korban Banjir Pantura

Ribuan rumah di Kecamatan Pamanukan masih terendam oleh banjir. Jalan-jalan utama terpantau masih digenangi air. Ketua Tagana Subang Jajang Muhaemin menyebut, kondisi banjir di hari Selasa di Pamanukan masih banyak rumah yang terendam oleh air.

Namun demikian, Jajang mengatakan, kondisi di beberapa titik seperti desa Mulyasari masih alami ketinggian yang cukup parah. "Tapi mulai ada penurunan, kondisi TMA Cipunagara sekarang menyentuh angka 7.00 mdpl," kata Jajang

Ketinggian kali Cipunagara sudah menurun, hingga informasi terakhir pada pukul 18.00 WIB menyentuh angka TMA 5.90 Mdpl. Data ini terus menurun dimana saat air Kali Cipunagara limpas ke pemukiman TMA nya mencapai 7.50 Mdpl.

VIDEO PILIHAN:

Jalan di Pamanukan Putus Tergerus Banjir
Netizen Cantik di Banjir di Pamanukan Subang

Jajang menyebut ada beberapa Kecamatan yang kondisinya masih parah seperti Pamanukan, Pusakajaya, Ciasem dan Blanakan. "Kalau untuk di Pamanukan mudah-mudahan tadi malam itu kita terakhir evakuasi, lihat kondisi cuaca yang cukup cerah dan debit Cipunagara mulai menurun," imbuhnya.

Sementara itu, Camat Pamanukan Ela Nurlela menyebut, penanganan banjir masih terus dilakukan termasuk mengenai urusan air bersih, distribusi logistik dan upaya evakuasi. "Kami terus menerima bantuan dari siapapun baik yang langsung ke Kecamatan maupun ke Posko Penanggulangan bencana di Koramil," ucap Camat Ela.

VIDEO PILIHAN:
VIRAL! Anggota Polisi Gendong Kakek yang Terjebak Banjir Pamanukan
Polwan Cantik Lakukan Trauma Healing untuk Anak-anak Korban Banjir

Sementara itu, aktivitas perekonomian di Pamanukan juga masih belum normal. Masih banyak toko-toko yang belum buka karena tergenang air ataupun alasan lainnya. Meski begitu, dititik-titik tertentu ketinggian air masih tinggi dari 1,5 meter hingga seukuran badan orang dewasa.Upaya penanggulangan dan penanganan banjir terus dilakukan intansi terkait. Penggalangan bantuan logistik mulai datang dari elemen masyarakat.

Banjir Pantura pun mneyedot perhatian publik. Tidak terkecuali Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, Anggota DPR RI Maman Imanulhaq mendatangi lokasi banjir Pamanukan. Hari ini dijadwalkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersama Bupati Subang Ruhimat turun ke lokasi selepas keduanya Kunker ke Australia.

Lokasi Pengungsian Banjir Pantura 2020
5938 Orang Mengungsi

1. Desa Pamanukan 2.199 Orang
1. Bale Desa Pamanukan 131 Orang
2. Aula Kecamatan Pamanukan 130 Orang
3. Mesjid Al-Muhlisin 530 Orang
4. SMK Damar 324 Orang
5. MTs Darulmaarif 70 Orang
6. Gor Gereja Katolik 500 Orang
7. Sekolah Bunda Maria 97 Orang
8. Aula Desa Pamanukan 170 Orang
9. Pengasinan 134 Orang
10. Al-Barokah Dusun Kilang Sari 113 Orang

2. Desa Mulyasari 778 Orang
1. Fly Over 241 Orang
2. Mesjid Al-Jari’ah 76 Orang
3. Gor Unang 134 Orang
4. Posko Mekar Sari Kampung Yamaha 327 Orang

3. Desa Lengkong Jaya 636 Orang
1. Mesjid Al-Haddad 430 Orang
2. Rumah Makan Kades Lengkong 49 Orang
3. SD/MI Gudang Garam 1657 Orang

4. Desa Pamanukan Hilir 544 Orang
1. Bale Desa Pamanukan Hilir 487 Orang
2. SDN Taman Siswa 57 Orang

5. Desa Rancasari 1.000 Orang
1. Bale Desa Rancasari 640 Orang
2. Mesjid Al-Barokah 360 Orang

6. Desa Ranca Hilir 462 Orang
1. Bale Desa Ranca Hilir 400 Orang
2. Ponpes 62 Orang

7. Desa Bongas 319 Orang
1. Aula Desa Bongas 185 Orang
2. Mesjid Desa Bongas 134 Orang


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Selain Sekat Jalur Wisata Majalengka, Polisi Juga Bubarkan Wisatawan https://t.co/4Ku9hYbMbn
Jubir Gugus Tugas Sesalkan Obyek Wisata di Karawang Diserbu Wisatawan https://t.co/LMahxn7zV7
Bedug Sebagai Simbol Akulturasi Agama dan Budaya Lokal https://t.co/2ELjmTaJS7
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter