FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Joserizal Jurnalis, Dokter Penembus Daerah Konflik Meninggal karena Jantung

Pendiri sekaligus Pembina Komite Penyelamatan Darurat Medis (Medical Emergency Rescue Committee/MER-C) Joserizal Jurnalis dikabarkan meninggal dunia pada Senin (20/1/2020) hari ini pukul 00.38 WIB.

"Mohon dimaafkan segala kesalahan dan kekhilafan beliau. Terima kasih atas segala doa dan perhatian dari kerabat, teman, relasi, saudara-saudara seperjuangan selama beliau sakit hingga akhir hayatnya," kata Humas MER-C Rima di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan jenazah akan disemayamkan di Pendopo Silaturahim Jl. Kalimanggis Raya No.90, Cububur Bekasi.

Jenazah selanjutnya akan dishalatkan setelah Dzuhur di Masjid Silaturahim dan akan dimakamkan di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur.

Sementara itu, Presidium Divisi Konstruksi MER-C Faried Thalib, juga membenarkan hal itu. Ia mengatakan jenazah akan dimandikan pukul 09.00 WIB, kemudian akan dilakukan prosesi sholat Dzuhur dan sholat jenazah dan langsung dimakamkan sembari menunggu adik almarhum, Dr. Riri.

Faried mengatakan bahwa almarhum meninggal karena sakit jantung di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta Barat.

"Meninggalnya iya di rumah sakit untuk 20 hari di (RS) Harapan Kita, Jakarta Barat," katanya.

 

Pria kelahiran 11 Mei 1963 itu, kata Faried, telah dirawat di rumah sakit tersebut selama 20 hari untuk mengobati sakit jantung yang telah diderita selama hampir tiga tahun.

Sementara itu, Faried mengatakan bahwa pemakaman akan dihadiri oleh seluruh keluarga besar MER-C dan beberapa perwakilan LSM lain seperti FPI, PSDMI dan lainnya.

"Sudah ada yang nelepon. Ada dari FPI, dari PSDMI dan ada yang lain-lain," katanya.

Selama hidupnya, Joserizal Jurnalis dikenal sebagai aktivis kemanusiaan yang kerap menembus wilayah konflik. Baik di dalam negeri hingga mancanegara. Antara lain Maluku, Mindanao, Arghanistan, Irak dan Gaza.

Sumber: Antara

TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Jangan Kaget, Seragam Satpam Akan Mirip Polisi, Ini Kata APSI https://t.co/F1GyXYlvXj
Pandemi Covid-19, Ratusan Mahasiswa STIESA Subang Diwisuda Secara Terpisah https://t.co/3FKU5woMEV
Gadis Ini Tak Sengaja Temukan Almarhum Ibunya di Google Maps https://t.co/PYkJninAZ6
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter