Butuh Waktu 8 Bulan Proses Pembuatan e-KTP di Ciasem, Subang

CIASEM, TINTAHIJAU.COM- Sejumlah warga Desa Tanjungrasakaler, Kecamatan Patokbeusi, Subang mengeluhkan lambatnya proses pembuatan KTP-e di Kantor UPTD Disduk Ciasem, Subang.

Mereka harus menunggu delapan bulan untuk memiliki kartu identitas pribadi. Minimnya stok blanko KTP-e menjadi alasan lambatnya pembuatan KTP-e. Setelah pemotretan, warga hanya dibekali Surat Keterangan sebagai pengganti KTP-e resmi

Celakanya, tidak sedikit warga yang dibekali Surat Keterangan, justru masa berlakunya sudah habis. Akibatnya, alami kendala saat mengurus sesuatu atau administrasi di sebuah bank.

BERITA TERKAIT:

Disdukcapil Subang: Suket Sah untuk Daftar CPNS Sebagai Pengganti KTP-e

Bupati Subang Minta Pengurusan KTP-e 3x24 Jam

Kejar Target, Disdukcapil Subang Jemput Bola Lakukan Perekaman e-KTP Massal



"Sudah delapan bulan lamanya e-KTP warga saya tak jadi ini menjadi kendala saat urus adminitrasi buka rekening di bank," kata Kepala Dusun Prapatan, Budi kepada TINTAHIJAU.com.

Dia mengatakan, uniknya saat menanyakan e-KTP di UPTD Disduk Ciasem sebagai pusat pencetakan e-KTP untuk 3 Kecamatan harus membuat berkas ulang yang melampirkan formulir permohonan dan photo copy Kartu Keluarga (KK). "Ya harus lampirkan formulir baru untuk membuat e-KTP padahal data penduduk sudah terekam," katanya.

Kepala UPTD Capil Kecamatan Ciasem, Hj Nurul Badriah mengatakan, proses pembuatan e-KTP saat ini masih menjadi kendala selain blangko minim pemohon e-KTP juga semakin meningkat.

Selama sehari yang urus e-KTP hampir mencapai sekitar 100-150 orang. Sementara blangko yang di distribusian hanya 50 buah blangko dengan waktu yang tidak menentu. "Blangko e-KTP tidak memenuhi kebutuhan pemohon yang semakin hari semakin bertambah," pungkasnya.




FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom


Banner Kanan 1
Banner Kanan 4
Banner Kanan 5
Banner Kanan 2
Banner Kanan 3
TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Friendly Match, Timnas Pelajar U-18 Vs Kesebelasan Subang https://t.co/UNS3Hx9yCl
Kurangi Kantong Plastik, Kader Muda Golkar Deni Rahayu Bagi-bagi Boboko https://t.co/uGMLTPML6P
UNESCO: Pencak Silat Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia https://t.co/Jxngb7SR8e
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page