FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Warga Majalengka Dikabarkan jadi Korban Kerusuhan Wamena

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com - Baridin dan Reza, dua warga Kabupaten Majalengka dikabarkan berada di Wamena, Kabupaten Jayawijaya saat kerusuhan terjadi beberapa waktu lalu. Bahkan, satu orang mengalami luka-luka dan harus dirujuk ke rumah sakit di Jayapura.

Ayah dan anak itu merupakan warga Desa Nanggewer, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka. sejak sekitar dua tahun lalu, Baridin dan Reza berangkat ke Wamena untuk bekerja.

"Sebenarnya ada tiga orang. Selain Baridin dan anaknya, ada juga Nasono, kakak dari Baridin. Namun, Nasono ini pindah ke Sukabumi. Yang pertama di Wamena itu, Nasono. Di sana mereka dagang pakaian," kata Kuwu (Kades) Nanggewer Adi Munadi..

Dia mengemukakan, saat kerusuhan terjadi, Baridin dan Reza sedang beraktivitas di pasar. Adapun Nasono, saat itu belum berangkat bekerja, masih di rumah kontrakan.

"Baridin bisa menyelamatkan diri. Sementara Reza, terperangkap di tengah kerusuhan. Reza sempat menghindar dengan bawa motor, tapi motornya terjatuh. Akibatnya, selain mengalami luka, motor dan barang dagangan Reza pun hangus dibakar perusuh," ujar dia.

"Beruntung, Baridin ketemu dengan petugas (polisi dan TNI) sehingga ngasih tau kondisi Reza. Kemudian Reza dievakuasi. Mereka saat ini berada di Jayapura," tutur Adi.

Pascakerusuhan itu, ungkap Adi, Baridin dan Reza sangat berharap bisa segera dipulangkan ke Majalengka. Keduanya terakhir pulang ke Majalengka saat lebaran 2019 lalu. "Alhamdulillah, infonya Reza semakin membaik, tapi masih trauma," ungkap dia.

Bupati Majalengka mengaku belum tahu pasti apakah ada warga Majalengka di Wamena, Kabupaten Jayawijaya atau tidak. Jika memang ada, Karna menegaskan akan memfasilitasi untuk keselamatan warga Majalengka itu.

"Saya sedang meminta dan menyuruh menelusuri terkait apakah ada rakyat Majalengka yang terlibat atau menjadi korban (kerusuhan) di Wamena," kata Karna.

Jika nanti diketahui ada warga Majalengka di Wamena, ujar Karna, Pemkab Majalengka menjamin keselamatan. Itu menjadi tugas yang harus dilaksanakan jajaran Pemkab Majalengka.

"Ya tentu, sebagai pemerintah daerah kami harus, pertama melakukan penelusuran, kemudian bagaimana caranya, kalau ikut terlibat atau menjadi korban, ya mengurusnya. Ya jaminan untuk pulang, mesti lah. Harus itu, jangan sampai ada yang telantar," tegas Bupati. [sindonews]



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Terlibat Jaringan Bom Bekasi, Seorang Warga Subang Ditangkap Densus 88 https://t.co/5XJR9k7Sya
Keripik Singkong dari Ligung Majalengka Digemari Pasar Bali https://t.co/CNhkV9SqMZ
Hadiri Pekan CSR PT. Dahana, Wakil Bupati Subang Ajak Perusahaan Berkontirbusi https://t.co/5fRGJGw4tf
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page