FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Warga Keluhkan Alun-alun Pemkab Subang Jadi Pasar Malam dan Lautan Sampah

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Keberadaan Pasar Malam (Sarlem) dan sampah di lapangan Alun-alun Pemkab Subang disorot.

Warga mengeluhkan keberadaan Sarlem di lokasi Taman Kota. mereka meminta, pemerintah segera bertindak dan melakukan pencegahan alih fungsi, Taman Kota menjadi Pasar Malam tersebut.

BACA: Bupati Subang: Taman Kota Alun-alun Kok Kumuh

Pegiat Lingkungan Hidup Subang Asep Saevata meminta, Pemkab Subang harus bersikap tegas atas alih fungsi Taman Kota menjadi Pasar Malam setiap Sabtu Malam. Selain melanggara Perda K3, keberadaan Pasar malam membuat Taman Kota yang berada di alun-alun itu kumuh dan kotor.

"Aturannya sudah jelas, ada larangan Lapangan Alun-alun atau Taman Kota jadi tempat dagang. Pemkab harus berani menegmbalikan fungsi Taman Kota itu," kata Asep

Keberadan Pasar Malam, kata Asep, berdampak pada kenyamanan dan keindahan Taman Kota. Warga yang hendak bersantai dan menikmati malam di Taman Kota terganggu dengan pedagang dan meninggalkan tumpukan sampah.

"Tujuan dibuatnya Taman Kota itu kan untuk kenyamana warga. Tapi sekarang mereka tidak bisa menikmati kenyamanan. Parahnya lagi, besoknya alun-alun jadi penuh dengan sampah," tegasnya

Kumuhnya Alun-alun yang berada di Subang Kota pun menjadi sorotan netizen. Dadan Chandra, lewat akun socmednya mengatakan alun-alun yang menjadi pusat aktivitas warga itu harus steril dari pedagang.

"Alun-alun yang harusnya bebas dari PKL, sekarang malah makin marak berjejer. Apakah dibiarkan atau emang sudah dikasih ijin?," kata Dadan

Hal lain dikatakan Permana yang menyesalkan Alun-alun yang menjadi tempatnya berolahraga menjadi kumuh dan kotor. Bagi Permana, Alun-alun Pemkabn menjadi satu-satunya sarana untuk berolahraga.

"Bagaimana ini pak? saya sangat senang berolahraga lari di sini, tapi semenjak pedagangnya tidak ditertibkan saya jadi sulit menemukan track lari lagi. PPadahal di depannya ada Kantor Satpol PP, tapi tidak tau kenapa tida ditertibkan sehingga sampai begini," tulis Permana yang dimention ke Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Bupati Subang Ruhimat

Sekedar informasi, Alun-alun Pemkab Subang pada akhir tahun 2018 lalu dibenahi dan ditata. Pada bagian depan Alun-a;un yang menjadi pembatas antara jalan dan Lapangan dibenahi dengan taman sisi jalan.

Sementara pada bagian utara Lapang Alun-alun, yang pada 2018 lalu ditata sehingga tampak indah, nyaman untuk santai dan jogging, dalam beberapa bulan terakhir menjadi lokasi Pasar Malam.

Setiap Sabtu Malam, lokasi yang berada di Depan Kantor DPRD dan Satpol PP itu dipadati pedagang dan permainan anak-anak. Kondisi inilah yang dikeluhkan warga. Terlebih, aktivitas itu meninggalkan sampah.


Banner Kanan 1

Twitter Update

HUT Bhayangkara, Dokpol Cantik ini Layani Cek Kesehatan Ratusan Warga https://t.co/teu3opNQqJ
Polisi Tilang 75 Kendaraan Saat Razia Motor Bodong di Pabuaran Subang https://t.co/Xpz9MvmnXf
Minim Pendaftar, Festival 'Kaulinan Urang Lembur' HUT Majalengka Batal Digelar https://t.co/iA5WNeu2uN
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page