FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

H-3, Sebagian Desa Belum Terima Dana Pilakdes di Subang

H-3 Pelaksanaan Pilakdes serempak, sejumlah desa mengaku belum menerima dana dari Pemerintah Kabupaten Subang. Salah satunya adalah Pilkades di Desa Rancamaulya, Kecamatan Patokbeusi, Subang

Ketua Panitia Pilakdes Rancamulya, Pirdaus mengatakan, hingga tiga hari menjelang pelaksanaan, pihaknya belum menerima dana dari Pemkab Subang. Sementara dana yang bersumber dari APBDes sudah habis. Kondisi ini membuat panitia Pilakdes bingung untuk menanggulangi dana guna ebutuhan Pilkades

Setelah kampanye kemarin Panitia Pilkades kebingungan. Anggaran APBDes habis, sedangkan anggaran dari APBD belun cair, kemungkinan pilkades gagal kalau Senin (3/12/2018) belum juga cair," kata Pirdaus kepada TINTAHIJAU.com,  Ahad (2/12/2018)

Pirdaus menegaskan total kebutuhan dana Pilakdes sebesar Rp131.642.000. Dana tersebut bersumber dari APBDes sebesar Rp56.418.000 dan ssanya atau sebesar 75.224.000 dari APBD. Namun hingga saat ini dana Pilkades dari APBD belum juga dicairkan

Ini posisinya sudah urgent, tinggal beberapa hari. Sementara untuk belanja pengadaan surat suara dan kelengkapan, pengadaan logistik hari H, pebgadaan formulir dan DPS, DPT dan foto copy, cetak baligo, administrasi kesekretariatan sampai sekarang belum jelas," paparnya

Pirdaus mengaku pihaknya sudah menganggarkan sejak 10 Oktober lalu. Diapun sudah menyampaikan ke pihak Desa. "Selebinya kan itu rurusan Desa ya," katanya

Pilakdes di Desa Rancamuya, Kecamatan Patokbeusi diikuti tiga Calon. Secara ebrurut mereka adalah SUparno, Bisri, dan Wawan Subandi. Sebanyak 5.902 pemilih akan menentukan Kadesnya di di 5 tempat pemungutan suara.

Plt Bupati Subang, Ating Rusnatim tidak mau anggaran Pilkades terlambat dicairkan sementara pelaksanaan pemilihan sebentar lagi. Ating memerintahkan Dispemdes dan BPKAD untuk mempercepat proses pencairan.

Ating meminta minggu ini anggaran harus sudah dicairkan. Agar pelaksanaan pilkades berjalan sesuai tahapan harus didukung dengan anggaran. “Kalau saya harapannya sekarang juga harus sudah bisa cair di minggu ini, supaya bisa terbiayai,” ujarnya.

Dia mengatakan, proses saat ini tinggal urusan teknis. Ating menyebut anggaran untuk Pilkades sebesar Rp14 miliar termasuk dengan biaya pengamanan. “Anggaran sudah kita siapkan tinggal proses teknis. Kalaupun terlambat itu persoalannya di teknis,” ujarnya.

Kadispemdes, Memet Hikmat malah tidak tahu proses pencaiaran kapan akan dilakukan. Ia menyebut pencairan anggaran merupakan urusan BPKAD. “Kalau soal anggaran kan BPKAD, itu prosesnya di BPKAD,” ujarnya.


Banner Kanan 1

Twitter Update

Antrean Membeludak, Subang Jadi Fokus Pantauan Ombudsman Soal PPDB SMA https://t.co/ZJ2gFYc3Bu
Polemik Keberangkatan Haji dan 'Mati Suri' Bandara Kertajati Majalengka https://t.co/jovd5w8ugC
Hari Jadi ke-529 Majalengka, Dari Membangun Daerah Menuju Daerah Membangun https://t.co/IUqxx9CbtC
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page