'Jelang Asian Games, Hotel di Subang Diserang Kelompok Teroris'

Menjelang pembukaan Asian Games pada 18 Agustus mendatang, sebuah Hotel yang jadi lokasi penginapan Atlit di Subang diserang sekelompok teroris. Tercatat ada tiga orang yang tewas dan puluhan mengalami luka-luka

Suasana damai dan nyaman Subang Kota berubah menjadi siaga 1. Kawanan teroris melancarkan aksinya dengan meledakan bom sebuah kendaraan roda empat yang diparkir di depan Hotel Betha Jl. Ahmad Yani Subang. Tidak itu saja, kawanan teroris menyandra puluhan tamu hotel yang didiominasi atlit Asian Games.

Miris! Inilah Penampakan di Area Titik Start Cabor Road Race Asian Games di Subang
Berkah Asian Games, Jalan Protokol Subang Mulus
Plt Bupati dan KONI Subang Bahas Persiapan Asian Games
Antusiame Warga Subang Sambut Asian Games Lewat Lukisan Jalan



Ratusan petugas yang datang ke lokasi kejadian, beruasaha melakukan negoisasi dengan kelompok teroris yang sudah menguasai Hotel. Alih-alih ajakan 'damai" diterima pelaku, mereka kembali meledakan bom percis di pintu bagian barat. Mendapat perlawanan dari kawanan teroris, petugas gabungan melakukan strategi untuk bisa masuk dan melumpuhkan kawanan teroris.

Terlebih kondisi di dalam hotel sudah dalam keadaan darurat. Ini dibuktikan, seorang tamu hotel dieksekusi mati dengan cara ditembak pada bagian dadanya. Sementara puluhan tamu yang lainnya dalam keadaan diancam belasan pelaku.

Aparat Polisi yang dibantu TNI dai Kesatuan Rider 303 Cianjur bergerak cepat. Sejumlah strategi dilakukan untuk melumpuhkan kawanan teroris. Tidak hanya dilakukan dari jalur darat, aparat menerjunkan anggota dari udara dengan melibatkan dua helikopter.

Dua panser dan kendaraan taktis dari Brimob Polda Jabar berikut pasukan anti terroris diturunkan guna membebaskan para teroris hingga berhasil masuk lewat jendela setelah turun dari pesawat heli. Untuk mengalihkan konsentrasi kawanan teroris, tim sniper yang sudah disiapkan menembakan ke arah hotel.

Pada saat itu ledakan kembali terjadi bersamaan tim Gegana dan Rider bergerak masuk ke dalam hotel. Sempat terjadi aksi saling tembak antara aparat dengan kelompok teroris ini. Bahkan terdengar dua kali ledakan dari dalam. Hanya dalam beberapa menit, personil TNI/Polri berhasil mengevakuasi tamu hotel ke luar hotel. Sementara kelompok teroris berhasil dilumpuhkan, dua diantaranya dieksekusi mati saat terjadi baku tembak dengan aparat.

Aksi baku tembak dan ledakan bom di Hotel Betha itu merupakan simulasi pengamanan dalam rangkan Asian Games dengan sandi Operasi Among Raga Lodaya 2018. Simulasi ini digelar untuk pengamanan selama pelaksanaan Asian Games di Jabar. Simulasi diikuti ratusan peronil kepolisian TNI/Polri dari sejumlah daerah di Jabar

Kegiatan ini disaksikan oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto dan jajarannya termasuk Kapolres yang ada venue juga Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, Asops Panglima TNI,  As Ops Kapolri, Direktur Penindakan BNPT, Kadiv Humas Polri, Sekda Jawa Barat,Kakor Sabhara Baharkam Polri, Dan Pas Gegana Kor Brimob, Waka Polda Jabar, Danrem dan Dandim, serta Wakil Ketua Indonesia Asian Game Oeganizing Committee (Inasgoc), Letjen TNI Purn. Sjafrie Sjamsoeddin.

Untuk pengamanan selama pelaksanaan Asian Games Polda Jabar akan menerjunkan sekitar 8.850 personil kepolisian dan 1459 personil TNI. Objek pengamanan akan dilakukan ke tempat penginapan atlit, atlit, pelatih, official dan panitia.

Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Besar Harto Karyawan usai simulasi mengatakan, simulasi ini sebagai pedoman dalam penanganan ancaman terorisme pada saat pelaksanaan Asian Games. "Ini jadi pedoman saat pelaksanaan nanti. Mudah-mudahan tidak terjadi. Tapi jika ini terjadi, akan dilakukan penanganan seperti simulasi tadi," kata Pangdam

Hal senada pun diungkapkan Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto agar seluruh Kapolres yang hadir melakukan pelatihan dan strategi pengamanan karena waktu masih cukup hingga hari H pelaksanaan Asian Games. "Kita tetap berharap jalannya gelaran Asian Games berjalan aman dan lancar tidak hanya di wilayah Jawa Barat, tetapi propinsi lain termasuk Indonesia tetap kondusif," ujarnya.



Dapatkan kilasan berita lainnya via:
Twitter: @TINTAHIJAUcom
Instagram: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU


Banner Kanan 3
Banner Kanan 2
Banner Kanan 1

Twitter Update

Ratusan Anggota Pramuka Ikuti Olimpiade Saka Bakti Husada di Sumedang https://t.co/RVh4DBo3ZO
"Dan janganlah engkau berjalan di bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya engkau tidak akan dapat menembus bum… https://t.co/MsYHaGwjvc
Japanese Film Festival (JFF) Digelar di Bandung https://t.co/3kvo8Xrl66
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page