Follow us:

Selama 7 Bulan, 18 TKI asal Subang Meninggal di Tempat Kerja

Kisah tragis dialami oleh Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Subang. Sepanjang tujuh bulan, sejak januari lalu, ada 18 orang TKI yang pulang tinggal nama. Jumlah tersebut, mengalami peningkatan drastis dibanding tahun sebelumnya

Kasi Penempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Trasnmigras (Disankertrans) Subang Indra Suparman mengatakan, dalam tujuh bulan terakhir ini jumlah TKI yang meninggal dunia sebanyak 18 orang. Mereka tersebar di sejumlah negara di dunia. Namun begitu, jumlah TKI nahas itu terdapat di Malaysia dan Taiwan. Penyebabnya, ada yang kecelakaan kerja, bunuh diri dan karena sakit

"Untuk tujuh bulan terakhir ini sudah 18 TKI yang meninggal dunia. Kalau dihitung 12 bulan, sampe sekarang sudah ada 30 orang. Ini peningkatan yang luar biasa dari tahun sebelumnya. 2017 kemarin ada 12 orang, ini baru tujuh bulan sudah 18 orang," kata Indra

Dari 18 TKI yang meninggal, hanya ada dua TKI yang berangkat bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi atau prosedural. Selebihnya menggunakan jalur ilegal melalui calon yang merekrut calon TKI ke Desa-desa. Diakui Indra, ada sekitar 16 PJKTI yang sudah diblacklist karena merekrut CTKI secara ilegal.

Untuk mencegah keberangkatan ke luar negeri lewat ilegal, Indra menegaskan, pihaknya akan mengeluarkan idcard Petugas Rekrutmen yang sah. "Idcard ini nantinya bukti sah petugas rekrutmen TKI. di Idcard itu ada barcode yang tidak bisa dipalsukan. Kita akan kerjasama dengan aparat kepolisian," tandasnya

Indra meminta, pemerintahan dari tingkat Desa hingga Kabupaten Subang ikut andil dalam pencegahan pembernagkatan CTKI dengan cara-cara ilegal. "Saya minta dari tingkat RT untuk waspada dengan sponsor atau calo TKI, tanyakan Idcard nya. Kalau tidak ada, itu bodong," tandasnya.

Di bagian lain, Indra berharap, semua calon TKi untuk menempuh jalur prosedural melaluipelayanan terpadu satu atap di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigras Subang. "Saya katakan, kalau niatnya baik, tempuh dengan cara-cara baik. Silakan datang dan urus di LTSP," pungkasnya.


Dapatkan kilasan berita lainnya via:
Twitter: @TINTAHIJAUcom
Instagram: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU


Twitter Update

Kepada Dinas Dikbud Subang SM dan DM (Swasta) ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus NISN Foto : Netizen
Kepada Dinas Dikbud Subang, SM dan DM ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus NISN https://t.co/ZVvpzyqMhU
Hotel Puri Elsas Majalengka, Tempat Bermalam Favorit Artis Ibu Kota https://t.co/EdX9dS5pAH
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page