Cerita Horor Mudik, dari Jomin, Pasar Tumpah hingga Toilet Bau

Mudik yang dirindu, mudik yang pilu. Tapi itu dulu. Kini, cerita-cerita nestapa pulang kampung mulai menjadi kenangan.

Berikut sisa-sisa legenda 'horor' mudik sesuai catatan detikcom, Minggu (10/6/2018):

1. Pantura
Jalur pantai utara (Pantura) menjadi horor bagi pemudik sejak Orde Baru. Melewati jalur ini, orang bisa sehari semalam. Bahkan di puncak mudik, bisa 2 hari jarak tempuh bisa Jakarta-Tegal. Begitu juga sebaliknya.

Sebagaimana diceritakan Wulan yang akan balik dari mudik pada 2 Agustus 2014. Untuk melewati jembatan Comal, Pemalang, Jateng. Dirinya harus mengantre, bahkan kendaraannya lebih banyak berhenti. Kejadian itu dialami sekitar pukul 20.00 WIB. Sayangnya, setelah berhasil melewati jembatan Comal, dirinya juga harus kembali merasakan macet karena imbas truk yang mogok di Tegal.

"Tadi sempat parkir, diam, keluar mobil. Itu sekitar 5 kilometer jelang Comal. Benar-benar diam. 15 menit diam terus jalan sebentar, terus diam lagi. Parah macetnya," katanya.

Memasuki pemerintahan Joko Widodo, pemerintah mengebut pembangunan Tol Cipali dan diresmikan pada 2015 atau beberapa pekan sebelum lebaran 2015. Alhasil, horor Pantura menjadi kenangan. Setelah itu, kemacetan tak lagi di jalur Pantura, tapi bergeser ke arah pintu tol Cipali di Pejagan.

"Saya kira, hari ini menjadi puncak mudik. Kemacetannya akut. Kecepatan Brebes - Tegal rata-rata hanya 10 km per jam. Brebes - Kendal sejauh 140 km ditempuh 5 jam," ujar M Aji Surya, seorang pemudik ke Kendal, ketika dihubungi pada pukul 15.45 WIB, Rabu (15/7/2015).

2. Pasar Tumpah di Pantura Jabar-Jateng
Jalur mudik Pantura yang dihantui kemacetan disumbang oleh pasar tumpah yang tumbuh di berbagai titik. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan beberapa permasalahan yang masih akan dijumpai para pemudik pada lebaran 2011. Permasalahan utama adalah masih banyaknya pasar tumpah di daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah sebanyak 88 pasar tumpah.

Adapun dari 88 pasar tumpah tersebut yang berpotensi menimbulkan kemacetan yakni di jalur utama Pantura. Terdapat beberapa pasar di Pantura antara lain Pasar Ciasem (Kabupaten Subang), Pasar Jatibarang (Kabupaten Indramayu), Pasar Gebang (Kabupaten Cirebon) dan Pasar Losari (Perbatasan Jabar/Jateng).

Akibatnya, lalu lintas tersendat berjam-jam di jalur tersebut. Dengan dibukanya tol Merak-Surabaya, horor pasar tumpah kini tinggal kenangan.

3. Simpang Jomin
Setiap musim mudik, ada satu titik kemacetan legendaris yang selalu menjadi pusat perhatian. The Legend of Simpang Jomin, begitu orang menyebut kemacetan di persimpangan yang terletak setelah pintu keluar Tol Cikampek, Purwakarta, Jawa Barat, itu.

Berkilo-kilometer antrean panjang kendaraan seolah jadi hal lumrah di persimpangan yang memisahkan jalur pantura dan jalur selatan tersebut. Bertahun-tahun kemacetan di wilayah itu tak terurai.

Kemacetan simpang Jomin hampir selalu jadi topik berita utama setiap musim mudik Lebaran. Kendaraan mengular, pemudik mengeluh, dan pemerintah membuat alasan atas belum terurainya kemacetan menjadi materi utama pemberitaan The Legend of Simpang Jomin.

Namun, ada yang berbeda di musim mudik Lebaran tahun 2015 ini. Legenda itu seolah mati. Simpang Jomin tak jadi pusat berita lagi. Simpang Jomin tak macet lagi.

Mengapa? Sebab dengan diresmikannya tol Cipali oleh Jokowi, arus terpecah dan masuk tol. Kendaraan tak lagi berdesak-desakan di Simpang Jomin.

4. Adu Maut di Kereta Ekonomi
Ribuan orang sejak dini hari untuk mengadu nasib pulang kampung menjadi lumrah sejak era Orde Baru. Calon penumpang berebut naik kereta api, baik lewat pintu atau jendela. Banyak yang nekat naik atap dan lokomotif agar sampai ke kampung halaman.

Tapi secara perlahan, pengalaman buruk itu mulai terkikis. Kini stasiun semakin rapi, dari tiket harus sesuai dengan KTP dan pengantar tidak boleh masuk peron.

5. Toilet Umum yang Bau
Toilet umum bau menjadi pemandangan di rest area tol, bandara, terminal atau stasiun kereta. Perlahan, pengelola mulai berbenah agar toilet lebih nyaman. Meski tidak seharum kamar mandi pribadi, tetapi bau toilet umum mulai berkurang.



Dapatkan kilasan berita lainnya via:
Twitter: @TINTAHIJAUcom
Instagram: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU






Banner Kanan 2
Banner Kanan 3
Banner Kanan 6
Banner Kanan 4
Banner Kanan 1
Banner Kanan 5

Twitter Update

DIRGAHAYU KE 73 REPUBLIK INDONESIA https://t.co/Fv1L6HaGED
Sekolah yang (tak) Dirindukan: Mewujudkan Pendidikan sebagai Hak https://t.co/hevHwzyvKW
Kemarau Panjang, Petani Pabuaran Pindah Haluan Tanam Kedelai https://t.co/C1TwL4eQxS
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page