10 Tahun Kerja, TKW asal Subang Tak Terima Gaji

Kasus Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Subang, kembali menjadi awan hitam kisah para TKI yang bekerja di negeri pimpinan Raja Salman, Arab Saudi. TKW bernama Een Rohayati, yang 10 tahun bekerja tanpa gaji itu, kini mendapat titik terang setelah pemerintah Indonesia berhasil membawanya ke KBRI Riyadh.

Kasus Een Rohayati TKW asal Subang ini, terungkap setelah sebelumnya menjadi viral di dunia maya pasca beredarnya video Youtube, memperlihatkan Een Rohayati ingin pulang. “Saya minta tolong pak, saya kerja disini 10 tahun tidak digaji. Saya minta pulang nggak bisa dipulangin. Nama saya Een Rohayati asal Subang, Jawa Barat,” kata Een Rohayati dalam video tersebut.

Terkait Hal tersebut Kasi Pelayanan dan Fasilitasi Tenaga Kerja Luar Negeri, Balai Pelayanan TKI Terpadu Disnakertrans Provinsi Jawa Barat, Zamhur mengatakan pihaknya telah bekerjasama dengan intansi berwenang lainnya untuk membantu masalah yang dihadapi Een. “Terkait TKI Een dan sekarang sudah berada di KBRI adalah hasil kerja keras Kemlu disana dan tentunya ini merupakan kerjasama dalam berkoordinasi antara lembaga terkait baik Provinsi, Kabupaten, Kemlu dan BNP2TKI,” tegasnya

Menurut informasinya, pemerintah Indonesia telah mengupayakan agar gaji Een Rohayati selama 10 tahub bekerja bisa terpenuhi. Gaji Een pun akhirnya terbayarkan semua melalui sidang pengadilan yang menggelar kasus Een ini di Riyadh.

Sementara itu, Een sendiri direncanakan akan diterbangkan dan tiba di Bandara Soekarno Hatta,  Cengkareng, melalui pintu Terminal II, Jum’at (8/06/2018) pukul 13.20 dengan menggunakan pesawat Oman Airlines WY 849. Kepulangan Een, tak terkecuali mendapat perhatian serius salah satu tokoh muda wanita di Subang, Farah Puteri Nahlia atau akrab disapa Neng Farah, hingga berniat menjemput langsung Een Rohayati dari bandara dan membawanya langsung untuk diketemukan kembali kepada keluarganya di Subang.

Sebab menurutnya, perjuangan Een Rohayati bekerja mengais rejeki di negeri orang tanpa menerima gaji selama 10 tahun, tentunya pantas disebut pahlawan, setidaknya pahlawan bagi keluarganya. “Insya Allah besok saya akan menemani beliau hingga bertemu dan berkumpul kembali bersama keluarga”, tulis Neng Farah pada akun Facebook Farah Puteri Nahlia.


Dapatkan kilasan berita lainnya via:
Twitter: @TINTAHIJAUcom
Instagram: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU


Banner Kanan 6
Banner Kanan 7
Banner Kanan 1
Banner Kanan 2
Banner Kanan 3
Banner Kanan 4
Banner Kanan 5

Twitter Update

27 Juni 2018, Kabupaten Subang menggelar Pilkada. Catat! Inilah Visi Misi Tiga Pasangan Calon Bupati Subang https://t.co/yZ8mokqvaL
H+1 volume kendaraan di jalur wisata, Subang-Ciater alami peningkatan. Arus lalin di jalur tersebut padat merayap.… https://t.co/yL22Sz8D94
Kecelakaan lalu lintas di Jl Cibarengkok, Binong, Subang. Seorang pengendara motor tanpa identitas dinyatakan menin… https://t.co/QGDIcOhHZB
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page