Follow us:

Rekomendasi Menag, Dai Muda Subang: Dakwah Panggilan Jiwa Bukan Profesi

Dai Muda asal Subang Aji Fauziana Ridwan menyatakan rekomendasi Menteri Agama untuk 200 Dai atau penceramah merupakan kebijakan yang terlalu dini.

Dai muda jebolan acara TV swasta itu menyebutkan, dakwah adalah panggilan jiwa, bukan profesi. Dengan demikian jika tujuan rekomendasi itu terkait deradikalisasi, sebaiknya Menag bukan mengeluarkan daftar nama tapi rujukan atau kriteria pendakwah

"Jadi seolah olah, pelatihan untuk pendakwah sangat minim dilakukan pemerintah, tapi tiba tiba pemerintah ikut campur sangat dalam pada persoalan ini. Para muballigh diajak untuk memikirkan bersama sama kondisi bangsa ini dengan cara dipanggil, diajak duduk bersama, mencari jalan keluar tentang apa yang menjadi kekhawatiran bersama, Sehingga, bukan nama yang dikeluarkan oleh kemenag, tapi bentuknya adalah sebuah rujukan materi yang menjadi keharusan untuk disampaikan ke masyarakat" kata Aji

Sebaliknya dengan dikeluarkannya rekomendasi 200 pendakwah itu, justru, imbuh Aji, ada eksan pemerintah sedang mengotak-kotak para pendakwah. "Dalam lingkup kabupaten saja, para muballigh yang ada kan tidak pernah disentuh, diajak duduk bareng, untuk mengatasi dekadensi moral, radikalisasi," jelasnya.

Soal efektifitas rekomendasi itu, khususnya di daerah, Aji menyakini kebijakan itu hanya menjadi angin lalu saja atau dampaknya sangakt kecil. "Sekalipun itu ada, hanya sekedar jadi input informasi saja," pungkasnya


Dapatkan kilasan berita lainnya via:
Twitter: @TINTAHIJAUcom
Instagram: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU