FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Pedagang Diultimatum Kembali ke Pasar Sukamelang Dalam 3 Hari ke Depan

TINJAU SUBANG- Pedagang Pasar Sukamelang memilih kembali ke tempat semula di Pasar Panjang dan Pujasera. Ini karena pendapatan mereka di Pasar Sukamelang rontok.

Pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Subang meminta para pedagang yang kembali ke Pasar Pujasera (belakang Chandra) dan Pasar Panjang untuk kembali ke Pasar Sukamelang. Satpol PP memberi waktu dalam tiga hari ke depan. "Mohon untuk pindaj kembali ke Pasar Sukamelang dalam waktu tiga hari ke depan," tulis isi selebaran yang ditanda tangani Kasat Pol PP Tatang Supriyatna

Sosialisais pengosongan kembali di dua Pasar Tradisional itu dilakukan dengan turu ke langsung ke lokasi. Puluhan anggota Satpol PP bersama TNI/Polri menyampaikan himbauan itu kepada pedagang. "Mohon kerjasamanya untuk meninggalkan pasar ini. Karena tentu saja ada konsekwensi jika masih membandel, akan kita tindak sesuai SOP," kata Kabid Penertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Yusef di Pasar Panjang

Saat sosialisasi itu, sempat ada perlawanan dari sejumlah pedagang di Pasar Panjang. Mereka menuntut konsekwensi dan komitmen pemerintah. Mereka mengaku, selama berjualan di Pasar Sukamelang pendapatan ereka turun drastis.

Salah seorang pedagang tempe Ita warga CIgadung mengatakan, perbedaan pendapatan saat berjualan di Pasar Panjang dan Pasar Sukamelang antara langit dan bumi. Ita yang sudah berjualan sejak 1982 itu mengaku, dalam sehari berjualan di pasar Sukamelang hanya mendapat Rp10 ribu sampai Rp15 ribu.

Karena kebutuhan dan biaya hidup semakin tinggi, Ita memilih kembali berjualan di Pasar Panjang. Untuk satu hari, sekitar 40 kg dagangannya terjual. "Kalau di sini habis-habis saja. DI Pasar Sukamelang, sampai dzuhur itu hanya dapat Rp10 ribu sampai Rp15 ribu," kata Ita

Dia meminta, pemerintah tidak hanya bisa memindahkan pedagang, namun harus memikirkan memindahkan pembeli ke Pasar Sukamelang. "Dagang di sana gak laku, sepi. yang ada saya rugi terus," imbuhnya

_____________
Dapatkan lintasan berita Subang via:

Follow Twitter: @tintahijaucom
Like Faceboook: Redaksi Tintahijau
Iklan & Promo: 089624350851

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Dua Kecamatan di Subang Kamis (22/10/2020) Mati Lampu https://t.co/9H9WxZ8pQX
Tips Selfie Agar Kamu Terlihat Mirip Artis Korea https://t.co/VSJZvHsmii
Viral Kakek 71 Tahun Nikahi Gadis 17 Tahun di Subang https://t.co/i21X5064Iz
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter