FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Hendak Mencuri, Dua Pemuda Dihakimi Massa dan Dibakar



TINJAU SUBANG- Dua pelaku pencurian sepeda motor berakhir tragis. Keduanya tewas dibakar warga yang sudah terbakar emosi. Aksi main hakim sendiri itu terjadi di Desa Tanjungrasa, Kecamatan Tambakdahan, sekitar pukul 01.30 WIB, Ahad (30/11/2014)

Kedua pelaku diketahui bernama Naca b. Ameng (40) warga Dusun Cibanteng Desa Jatiragas Hilir, Kecamatan Patokbeusi dan Muhid (33) warga Kampung/Desa Sukawaris Kecamatan Cikeusik, Pandeglang. Naca merupakan residivis dalam kasus yang sama.

Pelaku pencurian sebenarnya tiga orang. Namun seorang lainnya berhasil melarikan diri. Sementara dua orang yang bernasib nahas itu lebih dulu ditangkap warga setempat. Dalam aksinya mereka menggunakan kendaraan dua.

Keterangan yang berhasil dihimpun, menyebutkan ketiga yang membawa sepeda motor terlihat sedang mencongkel pagar pintu milik Sodik di Tanjungrasa Kecamatan Tambakdahan. Belum juga berhasil, keluarga Sodik yang usai menyelenggarakan pesta hajatan itu mengetahui aksi ketiganya dan langsung teriak maling.

Teriakan itu disambut warga setempat. Sementara tiga orang pelaku berusaha kabur. Namun Naca dan Muhid lebih dulu ditangkap warga. Kedua orang itu kemudian dibawa ke balai desa setempat. Warga yang mengetahui ada pelaku pencurian yang tertangkap tanpa komando langsung menuju balai desa.

Warga yang sudah kesal dengan maraknya aksi pencurian di wilayahnya itu terbakar emosinya. "Kalau dihukum juga hanya beberapa bulan dan mencuri lagi," celetuk salah seorang warga.

Warga yang sudah emosi itu kemudian menyeret kedua pelaku ke areal pinggir pesawahan dan menghakimi kedua pelaku. Tidak itu saja, kedua pelaku itu kemudian dibakar bersama sepeda motor yang dibawa pelaku. Polisi Sektor Binong baru mengetahui aksi main hakim itu setelah kedua pelaku sudah gosong. Petugas mengevakuasi korban ke RSUD Ciereng, sementara sepeda motor yang dibawa pelaku dibawa ke Mapolsek.

Dari pelaku diketemukan tiga anak kunci leter T, obeng, magnet pembuka kunci dan linggis kecil. "Pelaku diduga spesialis pencuri di waktu subuh," kata Kapolres Subang AKBP Harry Kurniawan melalui Kapolsek Binong AKP Bambang Hermansyah bersama Kanit Reskrim Aiptu Rochaman kepada TINTAHIJAU.com, Ahad (30/11/2014).

Dua jenazah yang semula disimpan di Ruang Mayat RSUD Ciereng kini sudah berada di tengah-tengah keluarganya. Narca warga Patokbeusi diambil keluarganya, sementara Muhdi warga Pandeglang diantarkan ke pihak keluarganya. [Edyy muteh]



 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Bripda Randy yang Perkosa Novia Widyasari Akhirnya Dipecat Secara Tidak Hormat https://t.co/cOtVD4TOnu
BNPB Sebut 14 Orang Meninggal Dunia dan 56 Luka Akibat Erupsi Gunung Semeru https://t.co/hKVt1pU8wG
Tahukan Kamu, Sebenernya Temanmu Suka Padamu, Ini Tanda-Tandanya https://t.co/JfWtYJCJ5y
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter