FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Temuan Baru, Perusahaan Pinjol Legal Naungi Pinjol Ilegal

Indeks Artikel




SUBANG, TINTAHIJAU.com - Sejumlah perusahaan pinjaman online ilegal berhasil di uangkap, para pelaku dan sejumlah otak yang berada di balik kegiatan haram tersebut satu persatu mulai terkuak.

Dari informasi yang berhasil dihimpun oleh Liputan6.com dikutip Senin (25/10/2021), berbagai fakta terungkap pasca penggerebekan sejumlah kantor pinjaman online (pinjol) di Jakarta dan daerah penyangga.

Ternyata, ada perusahaan pinjaman online ilegal berlindung pada perusahaan legal. PT X misalnya, terdaftar sebagai perusahaan pinjaman legal. Tapi, ia juga mengoperasikan 15 aplikasi pinjol ilegal.

BACA JUGA:
Fakta-fakta Terbaru Pinjol Ilegal, Bikin Masyarakat Resah

"Pinjaman online legal ini satu perusahaan dengan pinjaman ilegal tadi. Jadi pinjaman online legal hanya etalase depan sementara pekerjaan itu dia untuk mendapatkan hasil lebih banyak ya melalui pinjaman online ilegal," kata Direskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis dalam keterangannya, Jumat (22/10/2021).

Aulia mengatakan, adanya tindakan ilegal akses berupa pemberian data ke pihak perusahan pinjaman online ilegal.

Data yang diberikan biasanya milik nasabah yang tak mampu melunasi hutang di pinjaman online legal. Aulia menerangkan, cara-cara itu dipakai untuk mendapatkan keuntungan yang berlipat. Sebagaimana diketahui, pinjol ilegal tidak ada aturan main seperti suku bunga dasar kredit.

"Tidak ada aturan pasti," ujar dia.

Aulia lalu berbicara soal tersedotnya data nasabah oleh perusahaan pinjol ilegal.

"Ketika masyakat meminjam di pinjaman online legal di sana tercantum syarat boleh input data nasabah kadang masyarakat tidak baca sehingga di-klik yes atau ok di aplikasi tersebut maka di aplikasi terserap kontak di nasabah sehingga mereka punya nomor-nomor handphone tercantum di aplikasi pinjol legal," ucap dia.



BACA JUGA:
Utang ke Pinjol Ilegal Tak Perlu Dibayar, Warganet: Utang Dibawa Mati Bosku

Namun demikian, Aulia menerangkan, bukan berarti semua pinjol legal melakukan hal-hal semacam itu.

"Itu tadi hasil penyidikan kami. Masih banyak perusahaan pinjol legal benar tapi yang saya sampaikan yang kami tangkap dan setelah kami lakukan penyidikan jadi jangan semua dipukul rata," tandas dia.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Kesal Karena Anak Ditilang, Warga Sumsel Kejar Polantas Pakai Clurit https://t.co/HnnQltzwnF
Pidato Jokowi di KTT Asia-Eropa, Singgung Ketimpangan Vaksin Negara Kaya dan Miskin https://t.co/htWEu7ULqv
Pelaksanaan Pilkades Ricuh, 1 Aparat Jadi Korban dan Kotak Suara Dirusak https://t.co/4kP4UBxmmF
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter