FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Selingkuh Sampai Punya Anak, Pebinor asal Majalengka Dijebloskan ke Penjara

CIREBON, TINTAHIJAU.com - Pria asal Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, berinisial RH (37) harus mendekam di penjara setelah dilaporkan atas dugaan perselingkuhan.

RH dilaporkan ke polisi oleh YY (30) karena dituding sebagai perebut bini atau istri orang (pebinor). RH diketahui menjalin hubungan terlarang dengan isti YY berinisial VM (28) sejak 1 tahun terakhir.

Dari perselingkuhan itu VM melahirkan bayi laki-laki berusia 2 bulan. RH dan VM sudah berstatus tersangka, dengan alasan kemanusiaan VM tidak dilakukan penahanan. Bahkan keduanya pernah tiga kali digerebek warga dan keluarga YY ketika sedang bermesraan di rumah kontrakan dan di salah satu hotel di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon.

YY mengaku, menikah secara sah dengan VM pada 16 September 2010 lalu. Namun rumah tangga mereka mulai goyah setelah VM menggugat cerai YY dengan alasan ekonomi.

"Perselingkuhan itu terbongkar saat proses perceraian sedang diproses," katanya.

Kuasa hukum korban, Qorin Magelung Sakti mengatakan, RH melakukan hubungan terlarang dengan VM yang masih berstatus istri sah YY, bahkan keduanya sudah tinggal satu rumah.

"Mereka telah melakukan hubungan tidak sah yakni melakukan perkawinan, sedangkan perkawinan tersebut akan menjadi halangan yang syah untuk dilakukannya perkawinan kembali. Sebagaimana diatur dalam Pasal 279 KUHP yang dilakukan tersangka RH dan VM," ungkapnya.

Pada 24 Juli 2020 laku, klien kami melaporkan keduanya ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Kota Cirebon. "RH ditetapkan sebagai tersangka pada 5 bulan Agustus 2020 dan dilakukan penahanan," pungkasnya.

 

sumber: kumparan


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Kasus Covid-19 di Majalengka Bertambah, Ini Daftar Lengkapnya https://t.co/BLXJl1Mh5g
Dentuman Misterius Juga Pernah Terjadi di Luar Negeri https://t.co/N9XHkYlmhO
459 Terkonfirmasi Covid-19, Karawang Kembali ke Masuk Zona Merah https://t.co/DLAoukXesB
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter