FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Lama Menduda, Warga Subang Garap 10 Bocah Laki-laki Usia Belia

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Seorang duda yang telah bercerai dengan istrinya selama 8 tahun, nekat melakukan pencabulan terhadap anak-anak di bawah umur.

Namun aksinya harus berakhir di jeruji besi sel Mapolres Subang, Sebab, ada dua dari 10 korbannya melaporkan tindakan tidak senonohnya itu.

Tersangka berinitial ES (47) warga Desa Pasirbungur Kecamatan Purwadadi Subang saat ditanya usai press comperence, Rabu 15 Juli 2020 mengaku perbuatannya telah 8 kali terhadap salah satu korbannya, MZ (13) dan SF (12) sebanyak 2 kali. Tetapi banyak gagalnya hingga tidak tuntas.

 VIDEO PILIHAN:
Mengungkap Fakta Ujian Praktek SIM di Polres Subang
Sadis! Pria ini Tabrak Anggota Polisi Subang Hingga Meninggal
Menduda 8 Tahun, Pria ini Garap 10 Anak-anak di Purwadadi Subang


"Saya menyesal dan entah bagaimana jadi bisa melakukan demikian, mungkin saking seringnya anak-anak datang ke rumah. Padahal tidak merasakan apa-apa dan banyak yang gagal," ujar ES sambil tertunduk.

Kapolres Subang AKBP Teddy Fanani, didampingi Kasatreskrim, AKP Dede A Yani dan Kapolsek Purwadadi, AKP Jusdijachlan mengungkapkan, kemungkinan yang menjadi korban tersangka lebih dari dua orang. Hanya saja yang berani melapor hanya keluarga itu saja. Sebab dalam melakukan aksinya, tersangka selalu mengiming-imingi dengan memberi uang.

BERITA LAINNYA:

Pasangan Suami Istri di Subang Kompak Gelapkan Mobil Rental

Keluar Penjara, Warga Kadipaten Curi HP Pedagang Warung Nasi

Proses Asimilasi, Mantan Kades Dalangi Pencurian Mobil di Subang


"Aksinya selalu dilakukan di rumah tersangka dan terjadi sejak Desember 2019 hingga awal Juni 2020. Modusnya dengan cara membujuk rayu dan mengiming-iming sejumlah uang, dari Rp30 ribu sampai Rp50 ribu” kata Kapolres.

Tersangka yang menduda selama 8 tahun tersebut terancam Pasal 82 Ayat 1 dan atau pasal 76 E UU No.35 Tahun 2014 tentang atas perubahan UU RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan pemerintah pengganti UU RI No.01 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau Pasal 64 KUH Pidana, dengan ancaman pidana penjara minimal 5 tahun, paling lama 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp. 5 milyar

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.


TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Manfaatkan Waktu Libur, Pemuda Kalijati Bebersih Jalan Lingkungan https://t.co/Eil2XlxTBq
Mengenal Perjuangan KH Muhyidin, Pejuang dari Subang yang Diusung Jadi Pahlawan Nasional https://t.co/vboXKeZkZs
Ini 5 Tempat Berswaphoto yang Instagramble di Majalengka Kota https://t.co/U9GH9A3e99
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter