FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Terungkap, Cara Pengendar Narkoba Kelabui Polisi



Satreskoba Polresta Malang Kota membekuk orang pengedar narkoba dengan jenis sabu-sabu.

Ketiga tersangka tersebut yaitu, Dian alias Viola, usia 23 tahun, lalu, AR, usia 18 tahun dan HUS alias Gundul usia 24 tahun.

Kasus pengungkapan ini bermula ketika kepolisian menangkap Dian alias Viola pada 26 Juni 2020, lalu, di kawasan Jalan Lesanpuro I Kelurahan Lesanpuro Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

BACA JUGA:
Hari Anti Narkoba: Keadilan Restoratif Sebagai Alternative Dispute Resolution
Polres Majalengka Bekuk Delapan Tersangka Kasus Narkoba
Catat! Ini Ciri Prilaku Pecandu Narkoba
Rebut Senjata dari Aparat, Pengedar Narkoba di Purwakarta Berhasil di Lumpuhkan dengan Tangan Kosong

“Dari penangkapan Dian ditemukan barang bukti sabu seberat 0,30 gram. Pada polisi dia mengaku mendapatkan barang dari seseorang berinisial AR,” terang Kapolresta Malang Kota, Kombes Leonardus Simarmata.

Satreskoba Polresta Malang Kota lalu bergerak menangkap tersangka lainnya yaitu AR di Jalan KH Malik Dalam, Kota Malang.

Dari tersangka AR didapatkan barang bukti berupa 10 plastik sabu seberat 4,26 gram dan satu bungkus plastik berisi 4 butir inex.

“Tersangka AR mengaku mendapat narkoba dari HUS alias Gundul bersama barang bukti sabu seberat 30,69 gram," ujar Leo.

HUS alias Gundul kemudian ditangkap oleh kepolisian di dalam rumahnya di Jalan KH Malik Dalam, Buring, Kota Malang bersama sabu seberat 30,69 gram.

Dari keterangan Gundul, barang terlarang tersebut didapatkan dari seseorang berinisial TPK yang hingga saat ini masih masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buron.

"Transaksinya menggunakan nomor ponsel luar negeri supaya tidak terlacak,” terang Leo.

Akibat perbuatannya AR dijerat pasal 114 ayat 1 dan atau 112 ayat 1 dengan ancaman pidana 5-20 tahun penjara dan pidana denda Rp 10 miliar.

Untuk tersangka HUS alias Gundul yang merupakan residivis dijerat pasal 114 ayat 1 dan atau 112 ayat 2 dengan ancaman hukuman penjara 5-20 tahun dan denda Rp 10 miliar.

“Sedangkan tersangka Dian dikenai pasal 112 ayat 1 dengan ancaman hukuman penjara 4-12 tahun penjara dengan denda Rp 800 juta sampai Rp 8 miliar,” kata Leo.

Polresta Malang Kota sendiri ujar Leo, selama periode Juni 2020, telah mengungkap sebanyak 21 kasus narkoba dengan jumlah tersangka sebanyak 22 orang.

Sumber: jpnn.com | Foto: Ilustrasi

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.



TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Tekan Laju Penyebaran Covid-19, Majalengka Tiadakan Panggung Hiburan HUT RI https://t.co/LUC1N6naHt
Netizen Sorot Kegiatan Camping Ground Pejabat Subang https://t.co/VKOlWonbwy
Bupati Majalengka dan Keluarga Tes Swab, Sekda Ungkap Hasilnya https://t.co/mpcOnLvkML
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter