FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Rebut Senjata dari Aparat, Pengedar Narkoba di Purwakarta Berhasil di Lumpuhkan dengan Tangan Kosong



PURWAKARTA, TINTAHIJAUCOM - Pengedar narkotika, psikotropika dan obat-obatan terlarang di Kabupaten Purwakarta semakin berani melawan aparat kepolisian. Petugas akhirnya menangkap mereka setelah sempat berduel dengan tangan kosong.

Kepala Kepolisian Resor Purwakarta Ajun Komisaris Besar Indra Setiawan mengapresiasi kerja keras anggotanya.

"Kami tidak akan gentar memberantas peredaran narkoba," katanya menegaskan sikapnya melawan narkoba, Rabu 10 Juni 2020.

BACA JUGA:
Dwi Sasono Ditangkap Karena Kepemilikian Narkoba
Presenter Roy Kyoshi Ditangkap Karena Narkoba
Tio Pakusadewo Kembali Ditangkap Karena Narkoba, Ini Perjalanan Hidupnya
Menuju Subang Bersinar, Pemkab Deklarasi Perang Narkoba
Polisi Amankan Lucinta Luna Terkait Kasus Narkoba


Indra membuktikan keseriusannya itu dengan menangkap sejumlah pelaku penyalahgunaan narkoba secara berturut-turut beberapa waktu lalu. Di antaranya, ada pelaku yang melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

"Pada saat penangkapan, pelaku berinisial NT (34) melakukan perlawan dengan cara merebut senjata anggota satuan narkoba. Namun anggota kami dapat melumpuhkan terduga dengan tangan kosong," tutur Indra menceritakan.

Ia mengakui, pelaku yang berasal dari Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat itu merupakan Target Operasi polisi. Pelaku juga diketahui sebagai residivis untuk kasus peredaran narkoba sebelumnya dan telah dipenjara selama hampir lima tahun.

Menurut Kepala Satuan Narkoba Polres Purwakarta Ajun Komisaris Heri Nurcahyo, NT ditangkap bersama M (37) warga Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta dengan barang bukti satu paket sabu.

"Keduanya kami sergap di sekitar pertigaan Jalan Ahmad Yani, kelurahan Cipaisan," katanya.

Perlawanan yang dilakukan salah seorang pelaku dinilai menunjukkan pengedar narkoba saat ini semakin nekat. Namun, Heri menegaskan jajarannya tidak akan kalah menindak tegas para pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.

Selain sindikat tersebut, polisi juga menangkap tiga pelaku kasus serupa lainnya. Mereka diakui biasa mengedarkan narkoba di wilayah Purwakarta.

"Dua tersangka di Jalan Veteran (Kebon Kolot) Kelurahan Nagrikaler dan satu tersangka di Jalan Terusan Kapten Halim Desa Pasawahan Kidul, Pasawahan," ujar Heri.

Seorang pengedar lainnya tertangkap setelah mengedarkan narkoba di wilayah Kecamatan Bungursari dan Campaka, Kabupaten Purwakarta. Pelaku berinisial AH (40) diketahui sebagai warga Desa Cibening, Kecamatan Bungursari yang telah mengedarkan narkoba selama enam bulan terakhir.

"Kami menyimpulkan peredaran narkoba ini tidak berkurang di tengah pandemi Covid-19 (Coronavirus Disease 2019). Bahkan, ada kecenderungan mereka memanfaatkan situasi ini karena menganggap polisi fokus pada penanganan Covid-19 padahal kami tidak mengurangi pengawasan," tutur Heri.

Ke depannya, Satnarkoba Polres Purwakarta berjanji akan kembali melakukan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba kepada masyarakat. Kegiatan rutin itu sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut.

Sumber: Pikiran-Rakyat.com | Foto: Ilustrasi

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

 
 

TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Kasus Covid-19 di Majalengka Bertambah, Ini Daftar Lengkapnya https://t.co/BLXJl1Mh5g
Dentuman Misterius Juga Pernah Terjadi di Luar Negeri https://t.co/N9XHkYlmhO
459 Terkonfirmasi Covid-19, Karawang Kembali ke Masuk Zona Merah https://t.co/DLAoukXesB
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter