FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Bela Diri, Adik Bacok Kakanya Hinga Tewas di Patokbeusi Subang

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Peristiwa berdarah terjadi di Kecamatan Patokbeusi, Subang. Sang Kakak menghembuskan nafas terakhir setelah mendapat bacokan oleh Adiknya.

Ace Misbah Zein (40) tak berdaya saat sabetan golok itu mendarat di bagian kepalanya. Dia tersungkur dan bersimbah darah di kediaman Adiknya, Nandang (37) warga Desa Jatiragas Hilir, Kecamatan Patokbeusi.

Pelaku pembacokan terhadap Ace, tidak lain adalah adiknya sendiri, Nandang. Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni didampingi Kapolsek Patokbeusi AKP Sudjono mengatakan, peristiwa berdarah itu terjado sekitar pukul 16.00 WIB, Kamis (29/8/2019).

Sebelum kejadian, Ace datang ke rumah Adiknya dalam keadaan mabuk. Ace yang rumahnya sekitar 1 Kilometer itu datang ke rumah Nandang dengan menenteng sebilah golok. "Begitu tiba di rumah pelaku, korban ini menggedor-gedor pintu rumah pelaku dan nantangin. Awalnya pelaku tidak mau keluar, tapi akhirnya dia keluar juga," kata Kapolres.

Melihat adiknya keluar, Ace mengayuh golok dan hendak membacok Nandang. Namun Nandang lebih dulu merebut golok yang dibawa Kakaknya tersebut. Golok yang sudah berhasil direbut kemudian dibacokkan ke kepala Ace. "Ngakunya sekali sabetan, tapi kita tunggu nanti hasil visum. Pelaku ini membacok bagian belakang kepalanya," katanya

Belum diketahui pasti motif kedatangan Ace ke rumah pelaku dengan kondisi mabuk dan membawa golok. Namun dari keterangan orang tuanya, Ace yang suka main judi dan mabuk-mabukan itu, sebelumnya sempat minta orang tuanya menjual rumah.

Namun permintaanya itu ditolak. Kemungkinan, Ace meganggap nandang mempengaruhi ortunya itu dan menghalang-halangi untuk menjual rumah.
"Motifnya masih kita dalami. Tapi informasi dari ortunya, korban ini sebelumnya meminta untuk menjual rumah, tapi tidak dituruti. Dan mengira pelaku ini yang menghalang-halangi," pungkasnya

Usai menghabisi nyawa Ace, Nandang bertahan di rumah dan membiarkan jenazah kakanya itu berlumur darah di teras rumah. Namun setelah warga berdatangan, Nandang akhirnya keluar rumah ke kediaman mertuanya di daerah Jatisari, Karawang. Sekitar enam jam dari kejadian, Polisi berhasil menangkap Nandang di kediaman mertuanya di Karawang dan dibawa ke Mapolsek Patokbeusi.

Untuk mempertanggung ajwabkan perbuatannya, Nandang meringkuk di balik jeruji besi Mapolres Subang dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Peran Puskesmas Akan Diperkuat untuk Tangani COVID-19 https://t.co/jjoWa0OIcN
Hari Ini Vaksin Covid 19 Dijadwalkan Tiba di Majalengka https://t.co/xfNvw2xmOb
Hari Ini Jokowi Dapatkan Suntikan Vaksin Covid-19 Dosis Kedua https://t.co/6RMPh2nfYJ
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter