Security PT. TLI Majalengka Rampok Mesin Motherboard Seberat 15 Ton Milik Perusahaan

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com - Pagar makan tanaman. Adigum ini tepat disematkan kepada empat Petugas Security PT. Teknotama Lingkungan Internusa (TLI) Desa Banjaran, Kecamatan Sumberjaya, Majalengka ini. Alih-alih menjaga aset milik perusahannya, mereka justru merampoknya.

Empat security pabrik itu menggondol mesin Motherboard seberat 15 ton atau senilai Rp900 juta yang disimpan di Gudang Ewaste pabrik. Hasil pencuriannya itu dijual ke seorang penadah di daerah Kaliwedi, Cirebon. Hasilnya, mereka gunakan untuk poya-poya

Keempat security itu adalah YS, Ay, AA dan NN. Ys merupakan warga Desa Banjaran, Ay warga Rancaputat, dan AA warga Desa Banjaran, Kecamatan Sumberjaya dan NN belum diketahui identitasnya. Mereka melancarkan aksinya di Gudang Ewaste sekitar pukul 10.00 WIB pada 29 Mei lalu.

Aksi mereka diketahui Bagian Produksi PT. TLI Agus Harja Mulyana yang mendapat tugas melakukan proses pemilihan PCB Motherboard. Agus dibuat kaget, ternyata isi PCB motherboard yang berada di dalam Jumbo back sudah tidak ada. Dari hasil pemeriksaan kesleuruhan, ternyata diketahui PCB Motherboard yang hilang sebanyak 15 ton atau senilai Rp900 juta.

BERITA LAINNYA:

Atas kejadian tersbut, Agus kemudian melaporkan ke Pihak Kepolisian setempat. Atas laporan itu, Satuan Reserse Kriminal Polres Majalengka melakukan Penyelidikan dan Penyidikan. Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, mengarah kepada dua security berinsiial YS dan Ay.

"Didapatkan informasi bahwa tersangka YS selalu scurity sering mengeluarkan barang tanpa seijin PT. TLI," kata Kapolres Majalengka AKBP Mariyono dalam gelar kasus di Mapolres, Rabu (17/7/2019).

BACA JUGA:

Berbekal informasi itu, Polisi mengejar YS. Pada Ahad (14/7/2019)sekitar pukul 02.30 WIB, YS berhasil ditangkap di depan PT. TLI. Kepada aparat, YS mengakui perbuatannya itu. Bahkan dia mengaku, dalam aksinya melibatkan tiga rekan lainnya yang merupakan security Pabrik, AA, AY dan NN.

AA dan AY berhasil ditangkap di kediamanya masing-masing. Sementara NN masih dalam pengejaran. Selain menangkap empat pelaku pencurian, Polisi juga mengamankan seorang wanita DR di Blok Jabar Desa Kaliwedi, Cirebon. DR diamankan karena sebagai penadah barang hasil curian. "Kita sudah amankan empat orang, tiga orang pelaku, satu orang penadah dan satu orang pelaku masih DPO," kata Kapolres

Saat diamankan, polisi juga berhasil mengamankan beberapa barang curian. Selain mengamankan empat orang, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti dua buah mesin gesek ATM, empat buah motherbioard dan 3 kantong tulisan TLI.


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
Twitter: TINTAHIJAUcom


Banner Kanan 1
Banner Kanan 2

Twitter Update

Lawan Praktek Percaloan, Bupati Subang Datang dan Urus SIM Sendiri ke Polres https://t.co/0kwbVF9KXw
Kasus Penggusuran Lahan untuk Proyek Tol Cipali Diputuskan Besok https://t.co/3dE2P2EAOU
Era Industri 4.0, Bupati Subang: Waspadai Informasi Hoax dan Fitnah https://t.co/g2YxtR5JAw
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page