FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Diduga Serobot Lahan PG Rajawali, 5 Orang Diamankan Polres Subang

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Diduga melakukan penyerobotan terhadap lahan milik PG Rajawali II Rayon Manyingsal Kecamatan Cipunagara, Subang lima warga diamankan aparat.

Kelima warga tersebut adalah  berinisial D (84) warga Gunung Sembung, Kecamatan Pagaden, S (57) warga Gunung Sembung, Kecamatan Pagaden, EH (52) warga Desa Gembor, Kecamatan Pagaden, AK (25) warag Cisaga, dan C (49) warga Desa Nangerang, Kecamatan Binong, Subang.

Kapolres Subang memaparkan kelima orang tersebut ditangkap dengan dugaan melakukan tindak pidana penghasutan dan pengrusakan barang milik PT. PG Rajawali II. Aksi mereka dilakukan pada Selasa (18/6/2019), diantara mereka melakukan penghasutan terhadap warga untuk melakukan penyerobotan lahan milik PG Rajawali dengan membakar dan mematok lahan.

"Seluruhnya ada 80 orang yang ikut aksi, 27 orang sempat kita amankan. Dari 27 orang itu sebanyak lima orang yang terlibat langsung dalam penghasutan dan pengrusakan," kata Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni saat konprensi pers

Kapolres memaparkan penangkapan para pelaku pembakaran kebun tebu milik PT. PG. Rajawali II tersebut berawal dari laporan pihak PT. PG. Rajawali II kepada pihak kepolisian tentang adanya pembakaran kebun tebu oleh warga yang ingin menguasai lahan. Atas laporan itu diterjunkan puluhan aparat kepolisian ke lokasi

Kapolres memaparkan D yang merupakan pengawas koperasi itu menerbitkan Surat Ijin Garapan dari Koperasi Tani Warga Makmur, dan menyuruh orang lain untuk sama-sama menebang dan membakar pohon tebu untuk selanjutnya mematok tanah lahan tebu.

"Agar dapat memiliki lahan garapan, pihak koperasi Tani Warga Makmur menjual surat ijin garapan dengan harga antara Rp300-500 ribu. Setelah kita cek, ternyata SHGU PT. PG Rajawali II Subang diterbitkan 13 Agustus 2014 dengan masa berlaku sampai 31 Desember 2027," paparnya.

Selain mengamankan kelima warga, Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti 1 karung berisi patok bambu, 1 gulung tali rafia, 1 buah meteran, 1 buah parang, 1 buah golok, 1 bundle Surat Ijin Garapan yang dikeluarkan dari Koperasi Tani Warga Makmur, 1 buah SHGU No. 1/Manyingsal an. PT Rajawali II yang diterbitkan 13 Agustus 2014 dengan masa berlaku sampai 31 Desember 2027.



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
Twitter: TINTAHIJAUcom
YouTube: TINTAHIJAU Channel




TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Ayam Geprek Sambal Matah khas Sugar Rush https://t.co/yGpF5CVN1m https://t.co/llYGDm63PW
Kejar SDGs, SEAMEO CECCEP Gelar Konferensi Internasional PAUD dan Pendidikan Keluarga https://t.co/ZulTLcfHvS
Belasan Pasang di Majalengka Terjaring Razia di Hotel dan Kostan https://t.co/lYUlRJdccT
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page