Follow us:

Jalur Tegkorak Subang Selatan akan Dipasang Kamera Pengintai

Jalur tengkorak atau biasa dikenal dengan turunan Emen di daerah Cicenang, Kecamatan Ciater, Subang kerap memakan korban jiwa dalam kecelakaan lalu lintas. terakhir 27 rombongan bus dari Ciputat dinyatakan meninggal dunia.

Pihak Polres Subang berupaya untuk menekan kecelakaan di jalur tersebut. Setidaknya, Satuan Lalu Lintas ada tiga skenario jangka pendek untuk menekan peristiwa maut kembali terjadi di jalur tersebut. Diantaranya, memasang rambu-rambu peringatan, memasang CCTV atau kamera pengintai, melakukan uji atau pemeriksaan kelaikan kendaraan sebelum melintasi tanjakan/turunan tersebut, himbauan suara pakai pengeras dan membangun drainase atau saluran air di kiri-kanan jalan.

"Kita akan memasang CCTV, sementara ini akan di pasang di dua titik. Gunanya untuk memantau arus maupun antisipasi potensi kriminal. Jadi kalau nanti ada kecelakaan dan tindak kriminal, penyidikannya mudah dilakukan," kata Budhy

Sementara soal drainase, Budhy menganggap memiliki peran penting. Selain berfungsi memperlancar aliran air, juga untuk membantu kendaraan yang mengalami kecelakaan bisa berhenti sehingga mengurangi tingkat fatalitas. "Solusi-solusi ini sifatnya jangka pendek sebelum nanti dibangun jalur keselamatan (safety) sebagai solusi jangka panjang yang rencananya akan dibangun oleh Dinas Bina Marga Jabar," jelasnya.

Selain itu, pihak kepolisian bersama Pemkab Subang, Pemprov Jabar, Kementerian Perhubungan serta seluruh stakeholder terkait, termasuk para pengelola obyek wisata seperti Sari Ater, juga menyiapkan penanganan kecelakaan terpadu untuk menangani saat terjadi insiden.

Model penanganan ini disiapkan dengan standar internasional, mengingat para tamu atau pengunjung yang datang ke obyek wisata Sari Ater didominasi wisatawan mancanegara.

Diantaranya, sambung dia, pemerintah merencanakan akan dibangun helipad (tempat pendaratan helikopter) untuk mempercepat penanganan evakuasi korban dan rekayasa lalulintas. "Dengan semua upaya ini, diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan berkendara dan menekan resiko insiden, sehingga perjalanan wisata ke Sari Ater maupun obyek-obyek wisata lainnya, berlangsung aman dan nyaman," paparnya





Dapatkan kilasan berita lainnya via:
Twitter: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU