Follow us:

Polisi Tangkap 4 Pelaku Pembunuhan 'Mudzin Hoax' Di Cikijing Majalengka

Polisi akhirnya berhsil menangkap pelku pembunuh Bahro warga Desa Sindang, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka. Peristiwa ini sempat menjadi viral. Pemicunya tewasnya Bahro disebar ke socmed sebagai Muazin Dibunuh Orang Gila.

Informasi yang tersebar di socmed itu kemudian dibantah Polres Majalengka. Pihak POlres menegaskan, Bahro tewas sebagai korban permpokan diserta kekerasan. Bahkan penyebar informasi hoax tersebut sudah ditangkap polisi

Kapolres Majalengka AKBP  Noviana Tursanurohmad mengatakan pengungkapan para pelaku pembunuhan terhadap H. Bahro yang terjadi pada 15 Februari 2018 lalu, sudah di amankan oleh Dir Reskrim Polda Jabar.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko, menuturkan Bahro menjadi korban perampokan dan pembunuhan di kediamannya. "Pelaku di Majalengka ada empat orang yaitu JJ dan EAR warga Majalengka, S asal Purbalingga dan EL asal Jakarta Timur," ungkap Trunoyudo, di RS Sartika Asih Kota Bandung, Rabu, 7 Maret 2018.

Trunoyudo menuturkan, komplotan pelaku pencurian itu telah menyekap dan menguras seluruh harta korban pada 15 Februari 2018 lalu. Para pelaku pun tak segan membunuh korbannya. "Modusnya dengan mencongkel dan menyelinap masuk kedalam rumah," katanya

Hasil pemeriksaan sementara, bebernya, para pelaku memang berencana menyasar korban karena baru saja bertransaksi jual beli tanah. Kemudian, kata Trunoyudo, pelaku mendatangi rumah dan membunuh korban. Namun, pelaku tak bisa menemukan duit Bahro.

"Total uangnya ada Rp 120 Juta, yang ada di tangan korban Rp 64 Juta tapi para pelaku tidak berhasil menemukan uang ini. Mereka mengobrak Abrik lemari rumah, sedangkan uangnya disimpan korban di bawah kasur," terangnya.

Salah satu dari empat pelaku, berinisial EL tewas ditembak polisi karena melawan petugas saat ditangkap. Dari pelaku, polisi menyita satu obeng, satu lakban warna hitam, sepucuk senjata api rakitan jenis revolver beserta dua selongsong peluru, dua golok, linggis dan satu seprai dengan bercak darah.

Kini para pelaku ditahan di Mapolda Jabar. Mereka diancam Pasal 365 KUHP tentang ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun penjara.(Abduh)


Dapatkan kilasan berita lainnya via:
Twitter: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU