Ya Allah, Dianiaya Menantu, Ibu Mertua di Pabuaran ini Ambruk

Oon Komalasari ( 55) Warga Dusun Cinangka RT 12/04 Desa Salamjaya, Kecamatan Pabuaran, Subang, ambruk setelah mengalami penganiayaan fisik yang dilakukan menantunya sendiri berinisial DT (29).

Oon mengalami luka di bagian kepala, tangan dan dadanya akibat pukulan dan tendangan sang menantu. Akibat perlakukan yang dialami OOn, hingga saat ini dia sulit beraktivitas atau hanya berdiam di atas ranjang tidurnya.

Peristiwa nahas yang dialami Oon terjadi pada Rabu (8/11/2017) kemarin. Ini berawal saat istrinya Yusi Mediya Yanti (27) membawakan nasi untuk dirinya. Bukannya bersyukur dan menyantap nasi yang dbawakan istrinya itu, DT justru malah mengacak-acak. Bahkan telpon genggamnya dibanting.

Melihat keributan anak dan menantunya itu, Oon kemudian menghampiri ke keduanya yang berada di dalam kamar, guna melerai keributan. Lagi-lagi, DT seperti yang sedang kalap justru malah menendang Oon. Mendapat perlakuan kasar, Oon yang tak lagi muda itu langsung tersungkurĀ  dan menimpa bale bambu.

Belum diketahui jelas penyebab kemarahan DT terhadap istri dan menantunya. Baik Yusi maupun Oon masih tampak shock atas kejadian yang dialami dirinya. Namun seorang warga Ata yang saat kejadian ada di tempat, Oon mendapat perlakukan kasar beberapa saat setelah secara spontan mengungkapkan beberapa kata.

"Ibu Oon, sempat bilang rusak dong phonsel di banting dengan suara keras sambil ngeloyor ke luar rumah. Dari situ Dia kemudian menendang Ibu," Ata kepada TINTAHIJAU.com.

Tak terima melihat perlakukan Sang Menantu teradap Mertuanya itu, salah seorang keluarganya kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Pabuaran. Tak butuh waktu lama, petugas dari Polsek langsung datang ke lokasi dan membawa DT ke Mapolsek. "Kita masih menyelidiki penyebabnya. Sementara pelaku kita amankan," kata Kapolsek Pabuaran, AKP Zaenal Rosyid melalui Kanit Reskrim, Aiptu Asep Mahdar.

DT diancam KUH Pidana Pasal 351 Ayat 1 Tentang Kekerasan dan Penganiayaan dengan kurungan selama 2,8 Tahun. "Kita masih eminta dan mengumpulkan keterangan ke sejumlah saksi," pungkasnya. [Sandy Zaenudin]


Dapatkan lintasan berita Subang via:
Follow Twitter: @tintahijaucom
Like Faceboook: Redaksi Tintahijau


Banner Kanan 1

Twitter Update

Novi Sri Mahendra, Guru Cantik dari Patokbeusi Subang https://t.co/DHusTaJ4Xq
GreenThink, Wahana Wisata Edukasi di Pantura Subang https://t.co/YRMlZxidHg
Tempat Uji Kompetensi Fakultas Pertanian UNMA Direspon Penyuluh PNS Pertanian Cirebon https://t.co/FLRskdq6bx
Follow TINTAHIJAU.COM on Twitter

Facebook Page