Sehari, Rata-rata Pelanggar Lalin di Subang Capai 200 Pengendara

TINJAU SUBANG- Operasi patuh lodaya yang digelar di Kabupaten Subang mengisyaratkan jumlah pelanggar lalu lintas masih tinggi. Pihak Kepolisian mencatat, rata-rata jumlah pelanggar perhari mencapai 200 pengendara.

Sejak diberlakukannya operasi Patuh Lodaya dari 9 Mei lalu, Polantas gencar melakukan operasi kendaraan di sudut kota SUbang. Dalam satu hari, mereka bisa menggelar operasi dua kali (Pagi dan Sore). Dari hasil operasi yang digelar, ada 200 pelanggar dalam sehari.

"Rata-rata perhari 200 lembar tilang yang kita keluarkan. Kita lakukan operasi pagi dan sore. Kesadaran hukum dalam berlalu lintas masih lemah," kata Kanit Turjawali Satuan Lalu Lintas Polres Subang E Kurnia

Sasaran Operasi Patuh Lodaya yang digelar hingga 22 Mei nanti itu adalah pada kelengkapan berkendaraan seperti helm, surat-surat dan kelengkapan kendaraan seperti plat nomor dan spion.

"Salah satunya adalah penggunaan helm, untuk pengamanan dan keselamatan pengendara serta menekan tingkat vatalitas saat berkendaraan," jelasnya.

Tingkat kesadaran berlalu lintas, jelas Kurnia, masih relatif lemah. Ini dibuktikan dengan anyaknya pengendara roda dua yang tidak mengenakan helm atau menabrak oneway. "Kesadaran hukum berkendara masih lemah, harus ditunggui terus. Tidak ada petugas, mereka melanggar lagi. Ke depan mudah-mudahan lebih tertib," pungkasnya.

______
Dapatkan lintasan berita Subang via:
Follow Twitter: @tintahijaucom
Like Faceboook: Redaksi Tintahijau
Iklan & Promo: 089624350851